Suara.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) membentuk komando tugas gabungan terpadu (Kogasgabad) sebagai bagian dari gugus tugas percepatan penanganan Covid-19. Nantinya akan ada 4 Kogasgabad yang salah satunya terfokus di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan l) Laksamana Madya TNI Yudo Margono mengatakan, kekinian sudah tersedia ribuan tempat tidur di Wisma Atlet. Nantinya, rumah sakit darurat untuk penanganan Covid-19 itu akan berada di tower 7.
“Untuk wisma atlet tower 7 yang menjadi tempat isolasi atau observasi sudah tersedia tempat tidur 1.600,” kata Yudo keterangan di akun Youtube BNPB pada Senin (23/3/2020).
Yudo mengatakan, di tower 7 Wisma Atlet Kemayoran juga tersedia 34 kamar. Dari jumlah tersebut, dua kamar akan dipakai tim medis untuk beristirahat.
"Dua dipakai untuk tim perawatnya, sehingga tersedia 32 kamar. Di masing-masing kamar ini ada 3 tempat tidur," sambungnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (23/3/2020) pagi. Diketahui, tempat tersebut dijadikan rumah sakit darurat untuk penanganan virus corona Covid-19.
Jokowi meninjau tempat Instalasi Gawat Darurat (IGD) di tower 7 Wisma Atlet dengan didampingi oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan Kepala BNPB sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Letjen Doni Monardo.
Jokowi mengklaim, penataan ruang telah ditata dengan manakjemen yang baik. Dia menyebut, Wisma Atlet memunyai kapasitas untuk 24 ribu orang yang telah disiapkan untuk 3 ribu pasien.
"Perlu saya sampaikan Wisma Atlet ini memiliki kapasitas 24 ribu orang yang saat ini sudah disiapkan untuk 3 ribu pasien dengan wilayah ruang yang telah ditata dengan managemen yang baik," kata Jokowi dalam keterangan yang disiarkan oleh akun Youtube Sekretariat Presiden, Senin (23/3/2020).
Baca Juga: Rawat Pasien Corona, Medis di Wisma Atlet Kerja 24 Jam
Kepala negara menyampaikan, seluruh sarana dan prasarana Wisma Atlet sebagai rumah sakit darurat untuk penanganan Covid-19 telah siap. Dia mengklaim, ruang penanganan pasien, ventilator, hingga alat pelindung diri (ADP) telah siap.
Berita Terkait
-
Rawat Pasien Corona, Medis di Wisma Atlet Kerja 24 Jam
-
Pasien yang Datang ke Wisma Atlet Khusus Corona Akan Langsung Dicek
-
Telkom Perkuat Sinyal di Sekitar Wisma Atlet yang Jadi RS Darurat Covid-19
-
Beroperasi Sore Ini, Wisma Atlet Akan Langsung Rawat Pasien Virus Corona
-
Dioperasikan Sore Ini, Pasien Gejala Ringan akan Diisolasi di Wisma Atlet
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?
-
PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah
-
Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik
-
Talkshow di SMAN 9 Gowa, Ketum TP PKK Dorong Siswa Kembangkan Bakat dan Potensi Diri
-
Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol
-
Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih