Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta agar tokoh dan para ulama bisa menuruti seruan pemerintah terkait penanganan virus Corona (Covid-19), salah satunya ialah dengan tidak mengadakan kegiatan ibadah yang melibatkan banyak partisipan.
Apalagi menurutnya sudah ada fatwa yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengatur hal itu. Berangkat dari fatwa MUI itu, menurut Ma'ruf para tokoh dan ulama sebaiknya bisa melindungi masyarakat dari penyebaran Covid-19 dengan mengikuti apa yang dituangkan dalam fatwa.
"Apalagi sudah ada fatwa Majelis Ulama itu tidak menyelenggarakan pertemuan pertemuan, perkumpulan-perkumpulan. Dan seharusnya para tokoh para ulama itu menjaga masyarakat," kata Ma'ruf dalam pidatonya di Kantor BNPB dan disiarkan langsung melalui siaran live akun Youtube BNPB, Senin (23/3/2020).
Selain itu, kata Ma'ruf, para tokoh ulama itu juga bisa menyampaikan nasihat-nasihat kepada masyarakat agar sedianya bisa mematuhi apa yang disampaikan masyarakat.
Menurutnya, hal tersebut baik ketika seluruh elemen masyarakat dapat bekerja sama mengikuti seruan-seruan pemerintah agar Covid-19 tidak menyebar secara luas.
"Semua pihak ikut bersama-sama, bergerak sesuai dengan arah dan gerakan yang dilakukan oleh pemerintah, baik nasional, daerah, termasuk semua tokoh-tokoh masyarakat," kata dia.
Berita Terkait
-
Cegah Corona, DKI Sediakan Fasilitas Cuci Tangan di Tempat Umum
-
Tertular Corona, Peraih Emas Olimpiade: Jaga Diri! Covid-19 Bukan Candaan
-
Tinjau Pelatihan Penggunaan APD Relawan PMI, Ini Harapan Jusuf Kalla
-
Kabar Gembira! Pasien Sembuh Virus Corona RI Bertambah Jadi 30 Orang
-
Update Corona RI Senin: Meninggal Bertambah 1, Sembuh 30 Orang
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris