Suara.com - Sekitar 70 tentara Nigeria tewas dalam serangan gerilyawan di negara bagian Borno, kata tiga sumber militer dan sumber keamanan kepada Reuters, Selasa (24/3/2020).
Menurutnya, penyerang menggunakan granat berpeluncur roket dan senjata berat lainnya dalam serangan Senin (23/3/2020) malam waktu setempat di desa Gorgi. Tentara yang terluka dibawa ke rumah sakit di ibu kota Maiduguri, sementara jasad tentara yang tewas dievakuasi ke rumah sakit militer Mailmalari.
Juru bicara militer Sagir Musa membenarkan telah terjadi serangan, namun membantah jumlah tentara yang tewas. Ia menolak memberikan informasi rinci lainnya.
Presiden Muhammadu Buhari menyampaikan "duka cita dan kesedihan mendalam" atas kematian para tentara melalui pernyataan pada Selasa tanpa menyebutkan jumlah korban tewas.
Tak diketahui pasti siapa dalang di balik serangan itu, namun baik kelompok Boko Haram maupun kelompok ISIS Provinsi Afrika Barat (ISWAP) masih beroperasi di kawasan tersebut.
Sumber: Antara/Reuters
Berita Terkait
-
Kasus Keracunan Klorokuin, Jansen Demokrat: Tolong Kemenkes Perhatikan Ini
-
Warga Nigeria Keracunan Klorokuin, Obat yang Diklaim Bisa Atasi Covid-19
-
Pipa Gas Meledak di Nigeria, Ratusan Rumah Terbakar dan 16 Orang Tewas
-
Yuk Bantu Doa, Pastor Nigeria Mau ke China Janji Musnahkan Virus Corona
-
Miris, Puluhan Orang di Niger Tewas Berebut Makanan Serta Pakaian
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Hitung-hitungan Dampak Buruk Blokade AS di Pelabuhan Iran dan Selat Hormuz
-
Bertukar Cinderamata, Prabowo Subianto Beri Miniatur Candi Borobudur ke Vladimir Putin
-
Studi Ungkap Aspal dan Beton Memerangkap Panas, Kenapa Kota Jadi Kian Menyengat?
-
Apa Itu MDCP? Kerjasama Militer AS-Indonesia yang Baru Diteken Sjafrie Sjamsoeddin
-
Pakar Hukum: Awasi Dana Asing ke NGO, Tapi Jangan Bungkam Kritik
-
Momen Hangat di Kremlin, Putin Lepas Prabowo dengan Penghormatan Khusus
-
Intip Taktik Donald Trump Nekat Blokade Pelabuhan Iran
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Indonesia dan AS Resmi Perkuat Kemitraan Pertahanan, Fokus Modernisasi hingga Latihan Militer
-
Kritik JPPI Buntut Skandal Grup Chat FH UI: Belajar Hukum, Tapi Jadi Pelaku Pelecehan