Suara.com - Pria di New Jersey didakwa akibat perbuatan isengnya mengaku terinfeksi virus corona di sebuah supermarket.
Diberitakan New York Times, pria bernama George Falcone tersebut sedang berbelanja bahan makanan di toko Wegmans di Manalapan New Jersey Amerika Serikat pada hari Minggu (22/3/2020).
Falcone lalu berdiri di dekat seorang pegawai supermarket, kemudian ia batuk dan tertawa. Ia mengatakan kepada pegawai perempuan tersebut bahwa dirinya terinfeksi virus corona.
Pria berumur 50 tahun itu juga memberi tahu dua pegawai toko lainnya dan berkata bahwa mereka beruntung memiliki pekerjaan tersebut.
Atas perbuatan itu, Falcon dilaporkan ke pihak berwenang dengan tuntutan ancaman terorisme tingkat tiga.
Jaksa Agung Gurbir S. Grewal mengatakan, "Ini adalah masa-masa yang sulit. Kita semua diminta untuk memperhatikan satu sama lain, tidak terlibat dalam intimidasi dan menyebar ketakutan, seperti kasus ini".
Pihak berwenang belum dapat memastikan apakah Falcon benar-benar terinfeksi Covid-19 atau tidak.
Meski demikian, Falcone terancam hukuman 7 tahun penjara dan denda sebesar 26 ribu dolar Amerika.
Menanggapi kasus ini, Wakil Jaksa Agung AS, Jeffrey A. Rosen mengirim peringatan kepada para penegak hukum dan jaksa penuntut federal untuk mencari pengancam penyebaran virus corona.
Baca Juga: Per Hari Ini, 87 WNI di Luar Negeri Positif Covid, 1 Meninggal di Singapura
"Anda dapat menemukan aktivitas kriminal mulai dari tipuan jahat hingga ancaman yang menargetkan individu tertentu atau masyarakat umum, hingga tinadkan yang disengaja dan menginfeksi Covid-19 pada orang lain," tulis Rosen melalui sebuah memo pada Selasa (24/3/2020).
Menurut Rosen, tindakan tersebut berpotensi pada proses hukum di bawah Undang Undang Terorisme Federal karena akan dianggap sebagai 'agen biologis' penyebar virus.
Sebelumnya, pada 12 Maret 2020, polisi Hanover di New Jersey juga menangkap seorang wanita yang sedang mengemudi di bawah pengaruh alkohol.
Wanita tersebut sengaja batuk pada seorang perwira dan berkata, "Oh, omong-omong, saya terinfeksi virus corona, dan begitu juga dengan Anda sekarang."
Wanita tersebut kemudian tak terbukti terinfeksi virus corona. Ia lalu didakwa menyebabkan kepanikan publik palsu.
Berita Terkait
-
Per Hari Ini, 87 WNI di Luar Negeri Positif Covid, 1 Meninggal di Singapura
-
Cegah Corona Covid-19 dengan Minum Klorokuin, Pria Ini Malah Tewas!
-
Pasien Positif Corona Gejala Ringan Tak Perlu Isolasi di RS
-
Membeludak, Penelepon Hotline 119 Virus Corona Capai 11.421 Orang
-
Makin Banyak! Sabtu Hari Ini 450 Positif Corona, 38 Orang Meninggal Dunia
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
DKBN Batal Dibentuk, Pemerintah Bentuk Satgas PHK Dipimpin Menteri Senior
-
Viral Buruh Teriak Tidak Soal Makan Bergizi Gratis, Ini Penjelasan Lengkap KSPSI
-
Jakarta Darurat Sampah: Pemprov DKI Percepat Pembangunan PSEL untuk Kurangi Beban Bantargebang
-
Jakarta Selatan Mulai Tergenang Banjir, Layanan Transjakarta Pangkas Rute
-
Siap Lawan Sikap Rasis, Habib Rizieq Ingatkan Prabowo Yaman Bukan Musuh
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Pembacokan Mengerikan di Cengkareng, Karyawan Pabrik Roti Tewas Bersimbah Darah
-
Kisah Cindy Wanner, Kematian Paling Misterius di California Hingga 30 Tahun Tak Terpecahkan
-
Habib Rizieq Sorot Pernyataan Prabowo soal Yaman, Sebut Terpengaruh 'Jenderal Baliho'
-
Merz Sebut Kebijakan Donald Trump 'Pukulan Telak', Jerman Tetap Upayakan Damai Dagang