Suara.com - Akademisi Rocky Gerung dipanggil Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Hal tersebut dinyatakan oleh Wakil Sekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik.
"Di kala rakyat menjerit karena Corona, pemerintah lebih peduli ini?" tulis Rachland Nashidik di akun Twitternya pada Sabtu (28/3/2020).
Pada unggahan tersebut, Rachland Nashidik juga melampirkan surat panggilan dari Badan Reserse Kriminal Polri Direktorat Tindak Pidana Siber yang ditujukan pada Rocky Gerung. Namun belum diketahui Rocky Gerung akan diperiksa terkait kasus apa.
Dalam surat pemanggilan tertanggal Kamis (26/3/2020) bernomor B/443/III/RES/.1.14/2020/Ditipidsiber itu meminta Rocky Gerung untuk menghadap penyidik dengan perihal klarifikasi.
Rocky Gerung diminta menghadap pada Rabu 1 April 2020 pukul 10.00 WIB. Sementara pelapor adalah anggota DPR RI fraksi PDIP Henry Yosodiningrat.
Unggahan tersebut mengundang banyak komentar dari warganet.
"Inikah wajah demokrasi kita?" komentar Muhammad Said Didu.
"Di saat wabah Covid-19 merebak, Partai Demokrat masih mengadakan kongres dan kini salah satu kadernya positif Covid-19. Lalu dengan lantang teriak LockDown. Gimana kalau #LockDownPartaiDemokrat?" tambah akun @indonesia raya.
"Gemar sekali memenjarakan rakyatnya ketimbang mengusir TKA dan corona," tambah akun @Budyjono1.
Baca Juga: Kasus Terus Melonjak, Pemerintah Tracing Jejak Kontak Pasien COVID-19
Pada surat pemanggilan tersebut, laporan yang dikirimkan oleh Henry Yosodiningrat tertanggal 11 Desember 2019.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik