Suara.com - Virus corona dapat menular dengan mudah melalui droplet atau tetesan yang dihasilkan oleh orang yang terinfeksi. Apabila orang lain menyentuh droplet itu dan menyentuh mata, hidung, atau mulut maka sangat mungkin orang tersebut akan tertular.
Biasanya droplet itu keluar saat orang yang terinfeksi bersin atau batuk-batuk. Itulah mengapa muncul anjuran #dirumahaja atau #jagajarak karena hanya dengan itu kita bisa melindungi diri dari virus yang kasat mata.
Namun, bagaimana jika kita termasuk golongan yang tak mampu menjalankan #dirumahaja karena harus mencari nafkah?
Jika ingin tetap aman dan terlindung dari virus corona, di bawah ini adalah panduan lengkap bagi siapa saja yang terpaksa masih harus keluar masuk rumah karena berbagai alasan.
Cara ini efektif apabila dilakukan dengan disiplin. Diri sendiri terlindung, keluarga yang #dirumahaja juga terlindung. Simak protokolnya berikut ini:
Saat Keluar Rumah
- Pakailah pakaian yang menutupi seluruh badan. Pakai masker, topi, dan kacamata. Jangan memakai perhiasan. Masukkan ponsel ke dalam tas atau kantong.
- Usahakan memakai kendaraan pribadi. Sebisa mungkin hindari kendaraan umum.
- Bawa tisu untuk mengelap barang yang akan disentuh lalu buang tsiu yang sudah dipakai ke tong sampah.
- Selalu cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer setiap selesai memegang sesuatu.
- Anjing, kucing, atau hewan peliharaan apapun jangan sampai menjilat barang.
- Tutup hidung dan mulut pakai siku setiap mau batuk atau bersin.
- Sebisa mungkin hindari pemakaian uang tunai.
- Selalu berusaha menjaga jarak dengan orang lain.
Saat Masuk Rumah
- Sebisa mungkin, jangan menyentuh apapun saat masuk rumah.
- Cuci kaki hewan peliharaan memakai sabun.
- Langsung membersihkan diri dengan cara mandi.
- Lepas jaket, alas kaki, dan semua pakaian yang tidak tertutup lalu jadikan satu dan dicuci. Jika bisa, pakai air panas saat mencuci.
- Bersihkan benda non-pakaian memakai sabun atau hand sanitizer. Contoh barang: tas, kunci, dompet, atau kacamata, dan lain-lain.
- Bersihkan ponsel memakai tisu yang sudah diberi alkohol atau hand sanitizer.
- Buang tisu bekas, masker bekas, dan sarung tangan ke tempat sampah. Langsung dibakar saja.
- Meski begitu resiko kontaminasi tetap ada tetapi dengan melakukan cara di atas resikonya bisa berkurang jadi usahakan #dirumahaja.
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional