Suara.com - Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) covid-19 meninggal dunia di RSUD Embung Fatimah. Pasien tersebut menghembuskan napas terkahir pada Senin (30/3/2020) sekitar pukul 16.30 WIB.
“Statusnya PDP, tadi sore meninggal dunia,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi seperti diberitakan batamnews.co.id - jaringan Suara.com.
Didi menjelaskan pasien tersebut berjenis kelamin perempuan, dan berusia 34 tahun. Untuk hasil sampel swab dari tenggorokan pasien, Didi menyebutkan belum keluar.
“Jadi belum bisa dikategorikan positif COVID-19, karena hasilnya belum keluar,” kata dia.
Sebelum akhirnya meninggal dunia, pasien tersebut sudah dirawat di RSUD Embung Fatimah sejak tanggal 27 Maret 2020. Pasien tersebut awalnya sempat dirawat di rumah sakit swasta di Kota Batam.
“Dilakukan rawat inap sesuai tatalaksana standar operasional prosedur PDP,” jelasnya.
Pasien tersebut juga sudah mendapat perawatan insentif di ruang isolasi RSUD Embung Fatimah.
Didi juga menambahkan pasien itu memiliki riwayat perjalanan ke Johor Bahru, Malaysia. Namun untuk detail riwayat perjalanan dari Johor hingga ke Batam, Didi tidak dapat menyebutkan.
“Untuk detailnya saya belum dapat,” kata dia.
Baca Juga: Kaum Miskin Menjerit, India Tak akan Perpanjang Masa Lockdown
Sama seperti dengan PDP yang meninggal dunia, jenazah juga segera dimakamkan sesuai dengan Undang-undang (UU) Karantina. Yaitu jenazah dilapisi dengan plastik (wrapping), dan kemudian dimasukkan ke dalam peti.
“Peti itu juga diwrapping, tapi sebelumnya peti disemprot dengan disinfektan agar petugas nantinya tetap aman saat memegang peti tersebut,” ucapnya.
Sampai saat ini, PDP yang meninggal dunia terkait COVID-19 di Batam sudah berjumlah 4 orang dan 3 diantaranya setelah dilakukan uji spesimen dinyatakan negatif COVID-19.
Sementara itu pasien positif COVID-19 di Batam sudah dua orang yang telah meninggal dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer