Suara.com - DPRD DKI Jakarta akan menggelar uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta Jumat (3/4/2020) hari ini. Namun hanya boleh 20 orang yang hadir dalam acara ini.
Wakil Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Wagub Basri Baco mengatakan, kebijakan itu dilakukan demi mencegah penularan virus corona atau Covid-19. Acara ini digelar di dalam ruangan DPRD dan dihadiri oleh perwakilan fraksi, dua cawagub, dan moderator.
"Konsepnya itu perwakilan fraksi dan Panlih serta cawagub dalam satu ruangan. Kayak diskusi," ujar Basri saat dihubungi, Kamis (3/4/2020).
Sementara itu, anggota DPRD lainnya masih bisa menyaksikan lewat aplikasi video konferensi dari rumah. Namun mereka tak diperkenankan datang karena dan diminta menyaksikan lewat jaringan daring.
"Enggak sampai 20 orang, anggota lain bisa saksikan di tempat lain di mana saja via (aplikasi) Zoom," katanya.
Nantinya kedua cawagub yakni Nurmansyah Lubis dari PKS dan Riza Patria yang ditunjuk Gerindra akan memaparkan visi-misi dalam fit and proper test ini. Selanjutnya para perwakilan fraksi akan memberikan pertanyaan kepada keduanya.
"Visi-misi, kasih waktu, habis itu fraksi mana dulu bertanya, langsung jawab, tanya langung jawab begitu saja," pungkasnya.
Berita Terkait
-
2 Cawagub DKI Jalani Fit and Proper Test Hari Ini Lewat Teleconference
-
Ngotot Gelar Pilwagub DKI saat Corona, Fit Proper Test Jadi Teleconference
-
Pemilihan Wagub DKI Saat Wabah Corona Dinilai Rentan Money Politic
-
Pemilihan Wagub DKI Saat Wabah Corona, PDI-P: Jangan Korbankan Orang Banyak
-
Karena Corona, Pemilihan Wagub DKI Hanya Boleh Dihadiri 200 Orang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT