Kepada media Bernama, Erika bercerita kalau aksinya itu bertujuan untuk menghibur diri di tengah masa karantina.
"Meskipun kami semua positif terinfeksi Covid-19, kami sekeluarga akan melaluinya bersama. Apalagi kondisi kesehatan kami baik-baik saja. Video TikTok ini kami buat untuk menghibur diri di rumah sakit," ucap Erika seperti dikutip Suara.com.
Perempuan berhijab itu lantas menceritakan kronologi keluarganya bisa terinfeksi Covid-19. Ia mengatakan, sang ayah dr. Samsu Ambia Ismail, Kepala Departemen RS Teluk yang pertama terinfeksi virus corona.
Erika menyebutkan ayahnya sempat mengalami gejala demam, batuk dan sesak napas hingga dilarikan ke RS untuk menjalani karantina selama enam hari, karena positif terinfeksi virus corona.
Namun, virus tersebut ternyata menulari anggota keluarga yang lain hingga mereka ikut dikarantina di RS, selang satu hari kemudian.
Meski begitu, Erika tetap optimistis keluarganya bisa sembuh setelah menjalani karantina selama dua pekan.
"Kami memerangi virus dengan antibodi kami sendiri dan berharap kami akan baik-baik saja setelah karantina 14 hari," ungkapnya.
Senada, video TikTok keluarga Erika pun sampai sekarang viral. Sejak dibagikan, video itu telah disaksikan lebih dari 509 ribu kali.
Banyak warga Twitter yang memberikan semangat untuk keluarga Erika, berharap mereka segera sembuh.
Baca Juga: Dibuka Hari Ini, RS Khusus Covid di Pulau Galang Belum Bisa Terima Pasien
Berita Terkait
-
Wayne Rooney Kecam Wacana Pemangkasan Gaji Pemain di Inggris
-
Dibuka Hari Ini, RS Khusus Covid di Pulau Galang Belum Bisa Terima Pasien
-
Jumlah Kasus Covid-19 Melonjak, AS Hadapi Masa Kritis Seminggu ke Depan
-
Pemerintah Tak Tegas, Pakar UGM Desak Ada Larangan Mudik Lebaran
-
Dokter Bernadette Meninggal karena Corona, Cerita Kursi Merahnya Jadi Viral
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai