Suara.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto memaparkan data terbaru terkait pasien yang positif terinfeksi virus Corona (Covid-19) per Sabtu (11/4/2020).
Total pasien yang dinyatakan positif sebanyak 3.842 orang dan angka terbesar berasal dari DKI Jakarta.
"Pada tanggal 11 ini telah bertambah lagi 330 kasus baru konfirmasi dari data PCR yang positif sehingga total menjadi 3.842 kasus," kata Yuri dalam siaran langsung melalui akun Youtube BNPB, Sabtu.
Ada penambahan sebanyak 196 kasus berada di DKI Jakarta sehingga total pasien positif Covid-19 di mencapai 1.984 kasus. Kemudian, di Banten 36 orang positif Covid-19, di Jawa Barat 32 orang positif, dan Jawa Timur berjumlah 11 orang yang positif Covid-19.
Lalu, di Bali pun ada empat orang yang positif Covid, di Bangka Belitung bertambah satu orang dan Jambi bertambah dua orang yang dinyatakan positif Covid-19.
Kemudian di Riau bertambah tiga pasien, di NTB dua pasien, Sulawesi Tenggara satu orang, Sulawesi Selatan bertambah 11 pasien, dan Sulawesi Tengah bertambah lima orang pasien.
Sementara itu, di Sulawesi Barat bertambah dua orang pasien positif Covid-19 dan di Papua bertambah 24 pasien sehingga total pasien Covid-19 mencapai 62 orang di pulau Cenderawasih tersebut.
Berita Terkait
-
Sabtu Kelabu, 21 Pasien Covid-19 RI Meninggal Dunia
-
Ada Istri TSK Tewas Kena Corona, Polisi dan Tahanan Jalani Rapid Test
-
Bayi Terlahir Jadi PDP Corona, Ibunya Wafat saat Berjuang Melahirkannya
-
Aksi Vandalisme saat Corona, Kapolda: 3 Pelaku Terkenal di Kelompok Anarko
-
Bayi Berstatus PDP Covid-19 Meninggal Dunia di RSUD Bahteramas Kendari
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender