Suara.com - Sebanyak 44 personel dan 47 tahanan di Polres Bukittinggi, serta 28 warga jalani rapid test di Mako Polres Bukittinggi, Sumatra Barat (Sumbar), Sabtu (11/4/2020).
"Rapid test itu dilakukan karena meninggalnya istri salah satu tahanan yang positif terpapar Covid-19 pasca penangkapan tersangka beberapa waktu lalu," kata Kapolres Bukittinggi, AKBP Iman Pribadi Santosoe seperti dillansir dari Covesia--jaringan Suara.com.
Ia mengatakan rapid test tersebut dilakukan guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan Polres Bukittinggi terutama anggota Satuan Narkoba dan tahanan yang satu sel dengan tersangka itu.
Tidak hanya itu, ucap Iman, rapid test juga dilakukan untuk warga yang melakukan kontak dengan istri tersangka sebelum meninggal dan dinyatakan positif Covid-19.
"Rapid test itu dilakukan langsung oleh Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi dengan melibatkan sejumlah dokter dengan menggunakan alat pelindung diri," kata dia.
Ia menyebutkan sebelum tahanan melakukan rapid test, semua tahanan terlebih dahulu diwajibkan untuk bersih-bersih diri seperti mandi pagi.
Sementara, untuk tahanan yang istrinya meninggal dalam kondisi hamil 8 bulan positif Covid-19 sudah dipindahkan, terpisah dari sel tahanan lainnya.
Sedangkan untuk hasil pemeriksaan akan diserahkan langsung oleh dinas kesehatan kota pada Senin (13/4/2020) kepada Kapolres Bukittinggi.
"Kita berharap hasil rapid test ini negatif tidak ada yang terpapar, sehingga tidak ada lagi kecemasan," ucapnya.
Baca Juga: Istri Histeris saat Diajak Suami Belanja, Duit Rp 29 Juta di Jok Motor Raib
Berita Terkait
-
Corona RI Tembus 3.842 Kasus: Pasien 327 Meninggal, 286 Orang Sembuh
-
Bayi Terlahir Jadi PDP Corona, Ibunya Wafat saat Berjuang Melahirkannya
-
Aksi Vandalisme saat Corona, Kapolda: 3 Pelaku Terkenal di Kelompok Anarko
-
Tak Tertular Pasien Positif, Bayi Berstatus PDP Corona Meninggal Dunia
-
Penerima Bansos Harus Muslim, Dinsos Babel: Kami Tak Berniat Diskriminasi
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Perampok di Medan Jerat Korban Lewat Aplikasi Kencan Sesama Jenis, 2 Pelaku Ditangkap
-
Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan Berzodiak Capricorn saat Mereka Sedang Marah atau Ngambek?
-
Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
-
Polisi Malaysia Ungkap Pemasok 25 Kg Narkoba yang Dibawa Pilot Mohd Saufi bin Othman ke Jakarta
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 6.125 Orang
-
Nekat Beroperasi, Home Stay di Jepara Kembali Digerebek Warga, Tujuh Pasangan Diamankan
-
Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron
-
Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG
-
Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!
-
17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik