Suara.com - Insiden kecelakaan perahu motor terjadi di perairan Sarmi, Kabupaten Sarmi, Papua. Dalam peristiwa yang terjadi pada Sabtu (11/4/2020) itu, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Sarmi Flavius Yaa dilaporkan hilang dan belum ditemukan.
Dilansir dari Jubi, hingga Minggu (12/4/2020), Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap Flavius Yaa yang dilaporkan ikut serta dalam perahu motor yang mengalami kecelakaan itu.
Dari informasi, perahu motor berpenumpang empat orang tersebut mengalami kecelakaan di perairan Sarmi karena terbalik.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jayapura, Zainul Thahar, membenarkan terjadinya kecelakaan di perairan Sarmi yang salah satu penumpang adalah Sekda Sarmi.
Dari laporan yang diterima, kecelakaan terjadi pada Sabtu (11/4/2020) sore, akibat perahu motor yang mereka gunakan terbalik.
“Namun insiden itu baru dilaporkan sekitar pukul 22.30 WIT,” kata Thahar, seraya menambahkan setelah mendapat laporan tim langsung bergerak untuk melakukan pencarian dan menemukan tiga dari empat orang yang berada dalam perahu motor nahas itu dan dalam keadaan selamat.
Mereka ditemukan di tengah laut di sekitar Pulau Liki. Namun yang seorang penumpang lainnya yakni Sekda Sarmi belum ditemukan.
Berita Terkait
-
7 Fakta Bentrok Tembak-tembakan Polisi dan TNI di Papua, 3 Orang Tewas
-
Telan 3 Nyawa, Bentrok TNI-Polri di Memberamo Papua Bikin Warga Ketakutan
-
Polisi-Tentara Tembak-tembakan di Papua, Polri-TNI Bikin Tim Khusus
-
KKB Klaim Tembak Mati 2 Polisi di Mimika, Ini Kata Kapolda Papua
-
DAR DER DOR! Mobil Sembako Ditembak dan Dibrondong Peluru di Tembagapura
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'