Suara.com - Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw menyatakan, konvoi kendaraan pengangkut bahan makanan milik PT Freeport ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di sekitar kawasan mile 61, Tembagapura.
Ia membenarkan pada Sabtu (11/4/2020) sekitar pukul 16.30 WIT kendaraan milik PT Freeport yang mengangkut bahan makanan ditembak KKB. Akibatnya, dua orang mengalami luka terkena pecahan kaca, yakni Briptu Wayan dan Yusak, salah satu supir yang mengemudikan kendaraan pengangkut bahan makanan.
Dua mobil operasional PT Freeport yang ditembak adalah mobil jenis LWB dengan nomor lambung 01-5223 dan 01-4606.
"Dari laporan yang diterima kondisi keduanya stabil setelah dirawat di RS Tembagapura," kata Waterpauw sebagaimana dilansir Antara, dari Jayapura, Minggu (12/4/2020).
Mantan Kapolda Sumut itu mengakui, kondisi alam di sekitar area penambangan PT Freeport berbukit dan jurang sehingga menyulitkan bagi anggota untuk melakukan pengawasan.
Namun, untuk meminimalisir kasus penembakan yang dilakukan KKB pihaknya melalui satgas Amole berupaya melakukan patroli dan meminta untuk waspada.
Kendaraan yang beroperasi juga dalam keadaan konvoi dengan pengawalan, kata Irjen Pol Waterpauw menjelaskan.
Klaim Tewaskan 2 Anggota Brimob
Sementara diberitakan sebelumnya, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPNPB mengklaim telah menembaki kendaraan patroli milik PT Freeport Indonesia dengan nomor lambung 01-5223 yang dioperasikan Satgas Amole di mile 61, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua, Sabtu (11/4/2020).
Dalam peristiwa penyerangan tersebut TPNPB mengklaim menembak mati dua anggota Brimob Polri.
Melalui keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Minggu (12/4/2020), Juru Bicara TPNPB Sebby Sambom mengatakan, selain menembak mati dua anggota Brimob Polri, beberapa anggota lainnya juga mengalami luka-luka dalam aksi penyerangan tersebut.
"Kami pasukan TPNPB menembak mati dua orang Brimob, dan yang lain Luka-luka," kata Sebby.
Menurut Sebby, kelompoknya juga melakukan aksi serangan kepada aparat TNI-Polri di wilayah Banti, Tembagapura, Mimika, Papua. Namun, Sebby mengaku belum menerima laporan pasti dari anggotanya yang berada di lapangan.
Baca Juga: Ini Identitas 3 Polisi Tewas Akibat Bentrok Berdarah dengan TNI di Papua
Serangan itu, kata Sebby, adalah aksi balas dendam atas penembakan yang dilakukan anggota TNI-Polri yang telah menewaskan satu warga sipil dan dua anggota TPNPB. Ia menegaskan aksi serangan tersebut akan terus dilakukan sampai keinginan pihaknya tercapai.
"Penyerangan ini adalah pembalasan atas pasukan keamanan Indonesia telah tembak dua anggota TPNPB, dan satu warga sipil. Kami balas lebih dari tiga, dan serangan jalan terus sampai Papua merdeka," tegasnya.
Berita Terkait
-
Tiga Polisi Tewas Akibat Bentrok Berdarah dengan TNI Alami Luka Tembak
-
Ini Identitas 3 Polisi Tewas Akibat Bentrok Berdarah dengan TNI di Papua
-
Polisi Tewas Akibat Bentrok dengan TNI di Papua Bertambah Jadi 3
-
TPNPB Klaim Tembak Mati 2 Anggota Brimob di Mimika Papua
-
Bayi 6 Bulan Anak Perawat di Jayapura Positif Terjangkit Corona
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Spesifikasi dan Harga Honda Super-ONE, Mobil yang Bikin Purbaya Nyeletuk: Mahal Juga!
-
5.925 PNS Daerah Dipecat Mulai Agustus 2026, Ketahuan Curang saat Ujian ASN Thailand
-
DPRD DKI Soroti Kesiapan LPDP Jakarta, Usul Anggaran Diprioritaskan untuk Sekolah Gratis
-
Ekonomi RI di Kuartal II Diselamatkan Oleh Masyarakat yang Sering Makan di Restoran
-
Minyak Kemiri Murni vs Minyak Kemiri Bakar, Mana yang Lebih Baik untuk Rambut?
-
Duh! 1 Lowongan Kerja Kini Diperebutkan 16 Orang, Persaingan Makin Brutal
-
From Cat Stevens to Yusuf Islam: Saat Ketenaran Tak Lagi Cukup Mengisi Jiwa
-
Link Nonton Gerhana Matahari Total dan Hujan Meteor Perseid Agustus 2026
-
Dewa 19 Janjikan Setlist Berbeda di Panggung HUT ke-3 Garuda TV, Lagu 'Langka' Siap Dibawakan
-
Timnas Indonesia Dibantai, Nguyen Xuan Son Singgung Gelar Juara Piala AFF 2026