Suara.com - Pemerintah mengklaim telah membagikan lebih dari 800 ribu lAlat Pelindung Diri (APD) kepada tenaga medis di seluruh Indonesia. Hal itu berkaitan dengan penanganan Covid-19 di Tanah Air.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan, APD yang diberikan pada tenaga medis memunyai kualitas terbaik. APD tersebut, kata Yurianto, terbuat dengan standar medical grande.
“Lebih dari 800.000 APD dengan standard medical grade dengan kualitas yang terbaik,” kata Yurianto dalam keterangannya di Gedung BNPB, Senin (13/4/2020).
Dari bantuan tersebut, Yurianto mengklaim jika pemerintah serius menghadapi Covid-19. Untuk itu, dia berharap seluruh tenaga medis bisa bekerja secara profesional dalam menangani Covid-19.
“Oleh karena itu inilah kesungguhan pemerintah agar semuanya bisa bekerja dengan profesional dan lebih tenang,” kata dia.
Diketahui, angka kasus positif Covid-19 di Tanah Air melonjak tajam. Merujuk pada data hari Senin (13/4/2020), terdapat temuan 316 kasus baru sehingga ada 4.557 orang dinyatakan positif Covid-19.
Selain itu, angka kasus kematian akibat virus mematikan asal Wuhan, China tersebut juga bertambah. Tercatat ada 26 kasus kematian sehingga total pasien yang meninggal berjumlah 399 orang.
Selain itu, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dan negatif dari Covid-19 juga bertambah. Hingga hari ini, ada 21 pasien lagi yang dinyatakan sembuh sehingga totalnya menjadi 380 pasien.
Baca Juga: Pasien Positif Virus Corona di Aceh Sembuh
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin