Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah melakukan evaluasi pada hari keempat pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hasilnya, ia mengakui sejumlah ruas jalan di Jakarta masih ramai karena banyaknya kegiatan masyarakat di luar rumah.
Anies mengatakan selama tiga hari atau tepatnya pada Jumat (10/4/2020) saat PSBB mulai, jalanan di Jakarta cukup lengang. Namun, hari ini Senin (9/4/2020), jalanan malah kembali ramai.
Menurutnya tiga hari lalu situasi lebih sepi karena masa itu merupakan akhir pekan. Sedangkan ketika Senin, banyak masyarakat yang kembali mulai bekerja.
"Jadi kami menyaksikan khususnya pergerakan dari luar ke dalam Jakarta masih cukup padat," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2020).
Jalanan dan angkutan umum disebutnya masih padat karena banyak perusahaan yang tak menerapkan kerja dari rumah. Akhirnya pergerakan orang dari luar menuju ke Jakarta tetap ramai.
Menurutnya masalah itu diperlukan penanganan dari Pemerintah daerah penyangga Jakarta lainnya. Karena itu ia mengatakan akan melakukan singkronisasi agar ke depannya masyarakat dari kota penyangga yang datang ke Jakarta tak lagi ramai.
"Ini yang nanti akan kita lakukan sinkronisasi dengan kawasan sekitar kita," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kualitas Udara di Jakarta Semakin Baik Karena PSBB
-
Tampar Perawat karena Ogah Pakai Masker, Satpam SD Dikurung saat Corona
-
Gubernur Anies Ancam Tutup Perusahaan yang Tidak Patuhi Aturan PSBB
-
Warga Masih Berdesakan di KRL, Kemenhub Desak Pemda Perketat Izin Usaha
-
Depok Bakal Berlakukan PSBB Seperti Jakarta, Ini Keluhan Warga
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter