Suara.com - Satu keluarga di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, positif terinfeksi virus corona atau COVID-19 dan kini sudah dalam perawatan di ruang isolasi rumah sakit rujukan.
Sebagaimana dilansir Kantor Berita Antara, Selasa (14/4/2020), Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliana Nazir, yang dikonfirmasi pada Senin (13/4/2020) malam membenarkan bahwa ada satu keluarga yang sudah positif COVID-19 di Pelalawan.
“Iya (benar),” katanya.
Namun, Mimi belum bersedia menjelaskan lebih detil tentang kasus tersebut.
“Pertanyaannya hanya memerlukan jawaban ya atau tidak,” ujar Mimi.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Riau, dari satu keluarga yang positif COVID-19 di Pelalawan tersebut, salah satunya masih berumur 16 tahun yang menjadi pasien ke-19 di Riau.
Pasien tersebut berinisial IE, warga Kecamatan Pangkalan Kerinci, Pelalawan dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.
Pasien IE memiliki kontak erat dari pasien positif COVID-19 yang sudah terkonfirmasi sebelumnya. Yakni pasien RBT dan JG yang didapat dari hasil penelusuran (tracing).
Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Riau mengumumkan pasien RBT positif COVID-19 pada 2 April 2020 sebagai pasien ke-7.
Baca Juga: Waspada Corona, 4.000 Lebih TKI Mudik dari Malaysia Pulang Lewat Riau
Hingga kini RBT masih diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru. Pasien berusia 50 tahun ini memiliki riwayat perjalanan dari daerah terjangkit, yakni dari Jakarta pada tanggal 13 Maret 2020.
Sehari setelahnya pada 3 April 2020, pasien positif COVID-19 di Kabupaten Pelalawan bertambah satu orang dengan inisial JG. Pasien yang berusia 58 tahun ini juga memiliki riwayat perjalanan dari dari Jakarta, sama seperti RBT, yakni pada tanggal 13 Maret 2020.
Gubernur Riau, Syamsuar, pada pernyataan pers perkembangan COVID-19 di Pekanbaru, Senin (13/4/2020), sempat menyayangkan pasien RBT dan JG tidak jujur dalam menjelaskan riwayat perjalanan dari daerah terjangkit.
Hal itu berakibat pada penularan virus tersebut, dan telah menginfeksi seorang tenaga medis di Pelalawan.
Seorang tenaga medis yang positif COVID-19 adalah pasien ke-18 dengan inisial AS. Pasien berusia 30 tahun itu adalah warga Kecamatan Pangkalan Kerinci, Pelalawan dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Pelalawan.
Pasien AS memiliki riwayat perjalanan dari daerah terjangkit, yakni Semarang Jawa Tengah pada tanggal 15 Maret 2020. Selain itu, AS yang bertugas di salah satu rumah sakit di Pelalawan, sempat merawat dua pasien yang belakangan terkonfirmasi positif COVID-19, yakni pasien RBT dan JG. Pasien AS terdeteksi dari “tracing” dua pasien yang ditanganinya itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum
-
Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun
-
Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!
-
Polri hingga KPK Ajukan Tambahan Anggaran, Legislator PKB Minta Kinerja Berdampak Nyata
-
Dewan Keamanan Iran Akan Luncurkan Balasan Jika Amerika Berkhianat!
-
Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan
-
KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Mahasiswa Trisakti hingga Tani Merdeka Gelar Demo Hari Ini, 4.263 Polisi Berjaga di 5 Titik Jakpus
-
Kemenag Sudah Cairkan Insentif Tahap II untuk Guru PAI Non ASN dan Non Sertifikasi
-
Dugaan Mark Up Proyek MBG, Kejagung Amankan 17.600 Unit Motor Listrik dan Segel Dua Gudang