Suara.com - Pemerintah Inggris berencana memperpanjang masa lockdown apabila penyebaran wabah virus Corona Covid-19 masih tinggi.
Kabar tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab pada Senin (13/4/2020).
Raab untuk sementara menjabat sebagai Perdana Menteri, menggantikan Boris Johnson yang tengah dirawat lantaran positif Corona.
Dilansir Suara.com dari CGTN, Selasa (14/4/2020), Raab mengatakan bahwa terdapat sedikit progres terkait penurunan infeksi Covid-19 di Inggris, kendati mengingatkan bahwa kondisinya belum aman.
"Kita masih belum melewati puncak wabah ini," ujar Dominic Raab.
Kekinian, korban jiwa akibat Covid-19 di Inggris telah mencapai lebih dari 11 ribu orang, dan 88 ribu kasus positif Corona Covid-19.
Pemerintah Inggris harus memutuskan paling lambat pada Kamis (16/4/2020) terkait rencana perpanjangan lockdown yang telah berlangsung sejak 23 Maret lalu.
"Kami kemungkinan tak akan melakukan perubahan terhadap aturan lockdown. Itu tak akan terjadi hingga kami yakin aturan itu bisa dicabut dengan aman," tandas Menlu Inggris Raab.
Baca Juga: Kabar Duka! Ibu Karl-Anthony Towns Meninggal Akibat Corona
Berita Terkait
-
Ditangkap karena Jalan saat Wabah Corona, 2 Wanita Malah Diperkosa Polisi
-
RS Rujukan Covid-19 Penuh, Pasien Positif Corona Meninggal di RS Swasta
-
Vibrator, Cybersex, dan Onani: Cerita Cinta 5 Orang di Tengah Wabah Corona
-
Buruh Positif Corona Depresi Diisolasi di Rumah Sakit Jiwa Surabaya
-
Warga Jember Tak Bisa Menikah, KUA Lockdown Selama Wabah Corona
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT
-
Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI
-
Tuduh Jubir KPK Sebar Fitnah Soal Sitaan Barang, Faizal Assegaf Lapor ke Dewas
-
Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni
-
Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030
-
Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah
-
Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan
-
Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!