Suara.com - Musisi Kunto Aji menjual HP milik anaknya, Badha Banyugeni, melalui akun media sosial. Interaksi antara Kunto Aji dengan warganet yang berminat membeli HP anaknya yang tak biasa itu membuat warganet lainnya tak kuasa menahan tawa.
Kunto Aji dalam akun Twitter miliknya @kuntoajiw mengumumkan ia akan 'jual rugi' HP milik nknya sebagai hukuman. Kunto menyebut HP anaknya tersebut merupakan HP 'Thomas' keluaran terbaru.
"Nggak bisa nelpon, nggak bisa internet, nggak bisa SMS. Ada musiknya tiap tombol beda. Buka harga Rp 2 juta, minat DM," kata Kunto seperti dikutip Suara.com, Kamis (16/4/2020).
Cuitan Kunto tersebut langsung dibanjiri komentar warganet. HP yang dijual oleh Kunto hanyalah sebuah miniatur HP untuk mainan anak-anak.
Namun, warganet menanggapi cuitan Kunto seolah hendak membeli barang tersebut. Aksi tersebut tak ayal membuat warganet lainnya tak kuasa menahan tawa.
Ada warganet yang menanyakan alat pengisi daya HP 'unik' milik anaknya itu dan mendapatkan respon yang membuat warganet lainnya tertawa.
"Box sama charger masih ada gan?" tanya warganet @riosatire.
"No box, batangan, garansi seumur hidup, amanah," balas Kunto.
Ada pula warganet lainnya yang menanyakan kapasitas RAM HP milik anak Kunto. Jawaban Kunto kembali mengundang gelak tawa warganet lainnya.
Baca Juga: Ubah Lirik Jadi Minum Anggur Merah, Remaja di Surabaya Dituduh Hina Nabi
"6 volt, 4 baterai AA," jawab Kunto.
Tak sampai disiti, warganet lainnya menawarkan untuk menukar tambah dengan Ninetendo Switch. Balasan Kunto kembali membuat warganet tertawa.
"Tukar tambah sama Ninetendo Switch, harus nambah berapa?" tanya @krsnstya_.
"Nggak ada harganya gan Switch dibanding ini mah, rare item," balas Kunto.
Cuitan Kunto tersebut ramai menjadi perbincangan warganet. Banyak warganet yang merasa terhibur dengan cuitan jenaka Kunto tersebut.
"Ngakak tolong wkwkwk," kata @delliagisti.
"Yang beli yang rugi mas," ujar @aintyourloverx.
"Maaf Mzkun saya belum mampu beli, tapi saya bantu retweet aja semoga hapenya terjual cepat," ucap @andhijunaeee.
Berita Terkait
-
Warga di Bali Tolak Pekerja Migran, Bupati Karangasem Menangis
-
Dokter Protes DPR Foto-foto Pakai APD, Habiburokhman Gerindra Sakit Hati
-
Viral Bocah Ikut Sumbang Beli APD untuk Medis Pakai Tabungan Uang Koin
-
Viral Video Bocah Pencuri Ditendang Kepalanya, Warganet Tak Terima
-
Viral Cokelat King Kong Tersenyum saat Meleleh, Netizen: Mati Syahid Ini
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas