Suara.com - Seorang gadis berusia 6 tahun dalam keadaan kritis setelah menjadi korban pemerkosaan di kawasan Madhya Pradesh, India.
Pihak kepolisian tengah melakukan perburuan terhadap pelaku, yang diketahui turut melakukan tindak kekerasan pada gadis cilik tersebut.
Wajah dan dan mata sang gadis mengalami luka-luka karena dicolok. Pelaku dinilai ingin menghilangkan jejak dan menghindari kemungkinan sang anak mengidentifikasi ciri-ciri dirinya.
Gadis cilik tersebut kini berada di rumah sakit di kota Jabalpur, sebagaimana dilaporkan pihak kepolisian kepada BBC, Kamis (24/4/2020).
"Kami menemukan bahwa mata anak ini dirusak oleh pelaku, yang juga menyebabkan luka-luka pada wajahnya," kata pengawas Hemant Chauhan dilansir BBC, Jumat (24/4/2020).
"Dokter kini sedang mengoperasi matanya," tambahnya.
Hadiah 10 ribu Rupee atau sekitar Rp 2 juta disiapkan bagi orang yang mampu memberikan informasi terkait keberadaan pelaku.
Polisi mengatakan kronologis pemerkosaan itu terjadi saat korban tengah bermain dengan teman-temannya di sebuah desa di distrik Damoh pad Rabu (22/4/2020) malam, sebelum akhirnya diculik.
Baca Juga: Nafsu Lagi Naik, Kakek Ajak Bocah 15 Tahun ke Rumah, Diperkosa Sampai Hamil
Berita Terkait
-
Diseret ke Rumah Kosong, Ulah Cabul Abah AS Bikin Anak Tetangga Hamil
-
Tak Dapat Jatah dari Istri, Mr P Malah Perkosa Anak Tiri
-
Kasih Rp 5.000, Ayah Bejat Perkosa Anak Tiri dari SD sampai SMP
-
Dianggap Masih Terlalu Nyaman, Reynhard Sinaga Dipindah ke Penjara Terseram
-
Rayuan Maut Bapak Pemerkosa Anak: Bee, Aku Sayang Kamu...
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang