Suara.com - Polda Metro Jaya terus memantau kendaraan pribadi maupun umum yang kini telah dilarang meninggalkan Jakarta. Hal itu menyusul larangan mudik Lebaran yang sudah diterapkan sejak Jumat (24/4/2020) kemarin.
Melalui data yang dihimpun Polda Metro Jaya sejak pukul 00.00 WIB sampai 19.00 WIB, ada sebanyak 681 kendaraan yang diminta untuk memutar balik alias tidak diperkenankan keluar Jakarta saat melihat di pos pemantauan tol Bitung.
"Dari Pos Pam (Pengamanan) Tol Bitung, kendaraan yang dialihkan 681 unit. 375 pribadi dan 306 angkutan umum," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfimasi, Sabtu (25/4/2020).
Selanjutnya, kata Yusri, dari data pemantauan kepolisian di Pos Pemantauan Cikarang Barat ada sekitar 1.008 unit kendaraan pribadi maupun kendaraan umum seperti bus maupun travel telah dialihkan. Atau disuruh putar balik untuk tidak meninggalkan Jakarta.
"Kedua, pos pengamanan Cikarang Barat kendaraan yang dialihkan ke Jakarta 1.008 unit. Kendaraan pribadi 706 unit dan kendaraan umum 302 unit," ujar Yusri.
Yusri menyebut bahwa data dari dua pos pemantauan yang dilakukan ada sekitar 1.689 kendaraan tak diizinkan keluar Jakarta.
"Jadi, total 1.689 unit kendaraan yang diputar balik untuk tidak mudik," tutup Yusri
Diketahui, aturan larangan mudik resmi diberlakukan paa Jumat kemnarin. Sebagaimana instruksi Presiden Joko Widodo, larangan mudik bertujuan untuk memutus rantai penyebaran virus corona.
Pelarangan tersebut berlaku hingga 31 Mei 2020 mendatang bagi angkutan darat. Lalu untuk angkutan kereta api hingga 15 Juni 2020.
Baca Juga: Soroti 2 Stafsus Jokowi Mundur, Laode: Milenial dan Kolonial Sama Sifatnya
Kemudian hingga 8 Juni 2020 untuk angkutan laut, dan 1 Juni 2020 untuk angkutan udara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Kisah Pak Minta: Curi Labu Siam Demi Menu Buka Puasa Ibu yang Renta hingga Tewas Dipukuli Tetangga
-
Pezeshkian Telepon Putin, Minta Rusia Mendukung Hak-hak Sah Rakyat Iran
-
Vidi Aldiano Berpulang, Wapres Gibran: Indonesia Kehilangan Talenta Muda Berbakat
-
Ingatkan Pemerintah, JK Minta Indonesia Jangan Hanya Menjadi Pengikut Donald Trump
-
Kini Minta Maaf, Terungkap Pekerjaan Pengemudi Konvoi Zig-zag yang Viral di Tol Becakayu
-
Presiden Iran: Negara-negara Arab Tak Akan Lagi Diserang, Asal Tak jadi Alat Imperialis AS
-
Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi
-
Trump Minta Iran Menyerah Tanpa Syarat, Balasan Presiden Pezeshkian: Tak Akan Pernah
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Kecam Dugaan Pelecehan di Panjat Tebing, DPR Bakal Segera Panggil Menpora