Suara.com - Penelitian terbaru dari Data Driven Innovation Laboratorium Singapore University of Technology and Design membuat pola estimasi tanggal berakhirnya kasus penyebaran virus corona covid-19 di setiap negara dunia.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diprediksi jumlah kasus penyebaran virus corona di dunia akan mencapai 97 persen pada 29 Mei 2020.
Penyebaran virus mematikan tersebut, akan mencapai titik henti 100 persen atau benar-benar berakhir pada 8 Desember 2020.
Selain itu, penelitian ini juga menghasilkan perhitungan tanggal berakhirnya pandemi di 27 negara di dunia.
Adapun daftar dan tanggal berakhirnya pandemi di masing-masing negara adalah sebagai berikut.
Singapura
Sebaran akan mengalami sirkulasi putaran penuranan penyebaran penyakit pada 5 Juni.
Perdana Menteri Lee memperpanjang periode pembatasan sosial hingga 1 Juni, sehingga penelitian memprediksi sekitar 97% penyebaran virus di Singapura akan berhenti pada tanggal 4 Juni.
Amerika Serikat
Baca Juga: Presiden Jokowi dan 3 Menterinya Dapat Rapor Merah soal Penanganan Covid-19
Amerika diprediksi dapat memutus mata rantai penyebaran virus corona hingga 97% pada 11 Mei mendatang.
Italia
Putusnya mata rantai penyebaran virus corona diperkirakan akan terjadi pada 7 Mei. Pada 4 Mei, Perdana Menteri Giuesppe Conte berencana akan melonggarkan aturan lockdown di Italia.
Turki
Perkiraan tanggal berakhirnya pandemi di Turki adalah pada 16 Mei mendatang. Pada waktu tersebut, diperkirakan presentase penghentian sebaran virus mencapai 97%.
Arab Saudi
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
POV: Jadi Member ShopeeVIP
-
FPI Wanti-Wanti Pemerintah Soal Siasat Uang Iuran Dewan Perdamaian Jadi Modal Invasi Gaza
-
MUI Minta Indonesia Keluar dari Board of Peace, Mensesneg: Kami Akan Berikan Penjelasan
-
Istana Harap IHSG Meroket Hari Ini, Prabowo Sempat Marah saat Anjlok?
-
Politisi Peter Mandelson Mundur Usai Foto Vulgar di Epstein Files Tersebar
-
Bukan Bertemu Oposisi, Istana Jelaskan soal Pertemuan Prabowo dengan Siti Zuhro hingga Abraham Samad
-
Relawan Prabowo Tegas Tolak Polri di Bawah Menteri, Singgung Ancaman Keamanan
-
Gas N2O Disorot Usai Kasus Lula Lahfah, Polisi Akui Belum Bisa Tindak: Tunggu Regulasi
-
Polisi Segera Buka Kartu Soal Kasus Penganiayaan yang Menjerat Habib Bahar
-
Jelang Ramadan, Jalanan Jakarta Dipantau Ketat: Drone Ikut Awasi Pelanggar Lalu Lintas