Suara.com - Sebuah video yang diunggah seorang pengguna Facebook menayangkan sekelompok pria yang menyatroni sebuah warung kopi miliknya.
Akun Facebook milik seorang wanita Lamria Manullang tersebut mengunggah video bagaimana warung miliknya tengah dilabrak sekelompok pria.
"Ini la sekelompok merusak warung aku," tulis Lamria, Selasa (28/4/2020).
Sambil merekam kejadian tersebut lewat telepon seluler, Lamria mencoba berkomunikasi dengan salah seorang pria dari kelompok tersebut
"Pak saya makan dari mana, bapak ini macam mana? Pak... bisa bapak kasih aku makan?" tanya Lamria.
"Ini kan ramadan, kita hormati juga lah," jawab pria di samping Lamria.
Perempuan ini memohon agar tetap diizinkan membuka warungnya meski harus menutup sejumlah makanan dan minumannya.
"Kan ditutup, Pak" mohon Lamria.
Pria yang berdiskusi dengan Lamria pun mencoba memberi tahu bahwa mereka tidak melarang berjualan, namun harus tetap menghormati warga yang berpuasa.
Baca Juga: Gubernur Jateng Bersyukur, 26 Tenaga Medis di Semarang Sembuh dari Covid-19
"Kami tidak larang kamu jualan, tapi kamu tetap jualan itu," kata pria tersebut.
Lamria mengulangi bahwa dirinya tetap menutup sebagian warung dan makanannya, "Tapi kan ditutup pak."
"Tapi kan tetap jual tuak," kata pria itu lagi.
"Tapi kan ditutup, Pak" jawab Lamria.
Sejurus kemudian sebuah suara berisik terdengar di bagian lain warung tersebut.
Lamria kemudian bergegas menuju suara tersebut berasal.
Berita Terkait
-
Bantu Artis saat Wabah Corona, Facebook Rilis Fitur Streaming Berbayar
-
Facebook Luncurkan Messenger Rooms, Aplikasi Video Call Sampai 50 Orang
-
Facebook Messenger Kids Tersedia di Indonesia
-
Penjual Tahu Salah Kasih Tulisan, Warganet: Jadi Ingat Skripsi
-
10 Tagar Ini Akan Populer Sepanjang Ramadan di Instagram
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian
-
Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi
-
Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi
-
Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'
-
Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan
-
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian
-
Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat