Suara.com - Puluhan karyawan PT HM Sampoerna Tbk, Rungkut, Surabaya, yang positif COVID-19 telah diisolasi pemerintah daerah Jawa Timur bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di daerah.
"Sebagian besar karyawan diistirahatkan, lalu dilakukan tes cepat (rapid test) massal dan puluhan orang positif sudah diisolasi oleh Pemda Jatim dan Gugus Tugas," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo, dalam konferensi pers melalui video, di Jakarta, Senin (4/5/2020).
Kasus COVID-19 yang melibatkan karyawan PT HM Sampoerna ini masuk dalam kluster industri di Jawa Timur.
Doni mengatakan dalam arahan di Rapat Terbatas Laporan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Presiden Jokowi meminta jajaran pemerintah pusat dan daerah agar mengawasi secara ketat sejumlah kluster, salah satunya kluster industri tersebut.
Presiden meminta jajaran pemerintah pusat membantu penanganan beberapa kasus di Jawa Timur sehingga bisa terkelola dengan baik layaknya di Jabodetabek.
Doni juga menyampaikan secara umum laju kasus baru COVID-19 menurun 11 persen. Namun, penurunan itu, kata dia, tidak boleh membuat seluruh pihak lengah.
Dia menekankan kerja sama komponen masyarakat baik pusat dan daerah harus betul-betul terintegrasi dengan baik.
Sumber: Antara
Baca Juga: Tambah Banyak! 65 Buruh Pabrik Rokok Sampoerna Positif Corona, 2 Meninggal
Berita Terkait
-
Sempat Ditemani di RS, Guru Wanita Tertular Corona dari Pasien Sembuh
-
Menko PMK Minta Warga Mampu yang Dapat Bantuan Dialihkan
-
Peringati Hardiknas di Tengah Pandemi Corona, Anies Lakukan Upacara Online
-
Lima Mahasiswa Indonesia di Moskow Rusia Positif Corona
-
Masih Banyak yang Melanggar, Pengendara Aturan PSBB Bogor Belum Ditilang
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir