Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan warga yang membutuhkan bantuan di tengah pandemi Covid-19 namun belum terdaftar bisa melapor kepada RT atau RW setempat.
Ia menekankan kepada warga yang sudah mampu apabila mendapatkan bantuan sosial agar sejatinya bisa mengalihkan kepada yang membutuhkan.
Muhadjir menuturkan, kesadaran diri penting untuk ditegakkan di saat ada warga lain yang lebih membutuhkan. Kalau memang sudah mampu dalam segi finansial, ia meminta jangan merasa tidak mampu.
"Jangan sudah mampu merasa tidak mampu, nanti Tuhan bikin tidak mampu benar," kata Muhadjir melalui rekaman suara yang disampaikan kepada wartawan, Senin (5/4/2020).
Agar bantuan sosial yang disalurkan pemerintah tepat sasaran, Muhadjir meminta kepada RT atau RW agar bisa lebih selektif dalam mendata warga yang betul tidak mampu dan berhak mendapatkan bantuan. Menurutnya pihak RT dan RW tidak perlu berpegang kepada data yang sudah ada.
"Karena yang tahu persis siapa yang butuh yang lebih membutuhkan itu RT/RW," ujarnya.
Selain itu, Muhadjir juga mengatakan bagi warga yang membutuhkan bansos namun belum mendapatkannya bisa langsung melaporkan kepada pihak RT/RW atau ke kelurahan. Di satu sisi, ia pun sudah berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mempercepat pendataan dari RT/RW agar segera masuk ke Kemensos sehingga bantuan pun bisa langsung turun.
"Jadi jangan terlalu lama ditahan di instansi tertentu apalagi kemudian datanya enggak ada sehingga enggak cocok antara yang mau kita bantu, karena sudah ada pembagian antara Pemprov dengan Kemensos ini," pungkasnya.
Baca Juga: Lima Mahasiswa Indonesia di Moskow Rusia Positif Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang