Ridha melanjutkan bahwa ia masih mengalami kendala saat memulangkan jenazah anaknya.
Ia dan suaminya harus menunggu lima jam lamanya sampai bisa membawa jenazah bayi mereka pulang untuk dikuburkan.
Selama lima jam itu, lanjut Ridha, tidak ada satu pun petugas yang menghampiri mereka dan memberi penjelasan.
Salah seorang perawat yang baru saja masuk shift bahkan terkejut mengetahui bahwa bayi mereka telah terbujur kaku.
Suami Ridha pun memutuskan untuk membopong sendiri anak mereka.
Namun yang membuat Ridha lebih kesal, selama perjalanan membawa pulang jenazah anak mereka, tim medis yang ikut bersamanya justru masih meributkan hal lain.
"Saya sedih, saya kesal, saya menyesal datang ke rumah sakit itu," tulis Ridha.
Sementara itu, pihak Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M. Djamil Padang mengklarifikasi terkait dengan meninggalnya bayi asal daerah Kota Pariaman, Sumatera Barat, berinisial IS yang diduga ditelantarkan oleh tenaga medis rumah sakit tersebut, Rabu (29/4).
"Pertama-tama atas nama pimpinan rumah sakit kami mengucapkan duka atas meninggalnya bayi Ridha Afrila Dina Putri, semoga arwahnya diterima di sisi Allah Swt.," kata Direktur Utama RSUP M. Djamil Padang Yusirwan Yusuf di Padang, Senin.
Baca Juga: Taliban Serang Markas Militer di Tengah Pandemi Corona, Korban Berjatuhan
Berita Terkait
-
Bayi Meninggal Diduga Terlantar di RSUD M Djamil, Keluarga: Kami Tak Terima
-
6 Orang India Jamaah Tabligh Akbar Positif Corona Dirawat di RS Galang
-
Bahaya! Rumah Sakit di Surabaya Raya Penuh, Kekurangan Tempat Tidur
-
Resep Obat 15 Kru KM Kelud Sembuh Virus Corona di Pulau Galang
-
1.000 Pedagang Tes Swab Corona, Pasar Raya Padang Terpaksa Tutup
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser