Suara.com - Pandemi virus Corona Covid-19 menjadi ancaman para pekerja atau para perawat hewan yang bertugas di Taman Margasatwa Ragunan Jakarta.
Mereka bekerja bersinggungan langsung dengan hewan, apalagi diketahui Corona disebut-sebut pertama kali muncul melalui hewan.
Ditemui langsung oleh Suara.com di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (5/5/2020) para perawat mengaku sempat ada rasa takut tertular virus Corona dari hewan yang ada di Ragunan.
"Kalau rasa takut (tertular virus Corona) pasti ada," kata Geoda (22), perawat Harimau di Taman Margasatwa Ragunan saat berbincang dengan Suara.com, Selasa (5/5/2020).
Namun meski mengaku takut, Geoda mengatakan, bahwa dirinya selalu memakai alat yang membantu mencegah penyebaran virus Corona agar tak tertular dan menularkan.
Selain itu, dirinya diwajibkan pihak Taman Margasatwa Ragunan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan seperti rajin mencuci tangan dan menggunakan masker.
"Bekerja tuh selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah. Kita juga pakai alat pelindung agar kitanya enggak nularin dan tak tertular kayak misalnya masker dan sarung tangan," katanya.
Lebih lanjut, Geoda yang kurang lebih baru bekerja selama setengah tahun di Ragunan ini, mengatakan, tidak ada perbedaan khusus perawatan yang diberikan kepada hewan.
"Kalau untuk treatment-nya tidak ada perbedaan. Cuma kalau kitanya mungkin lebih waspada aja kan agar tak menularkan dan tertular. Sama saja," ucapnya.
Baca Juga: Hanafi Rais Mundur dari PAN, Waketum: Belum Ada Surat ke DPP
Untuk diketahui, saat ini Taman Margasatwa Ragunan untuk sementara ditutup guna menekan penyebaran virus Corona. Tak hanya Ragunan, Pemprov DKI juga menutup sejumlah destinasi wisata lain. Diantaranya Monas dan Ancol sejak 14 Maret lalu.
Tag
Berita Terkait
-
Agar Satwa Tak Terpapar Corona, Ini yang Dilakukan Pengelola Ragunan
-
Wabah Corona di Jakarta Bikin Satwa di Ragunan Lebih Tenang
-
Hotel Isolasi Menolak Ditempati, Bagaimana Nasib 46 Karyawan HM Sampoerna?
-
Takut Virus Corona Covid-19, Banyak Orang Akhirnya Berhenti Merokok
-
Kerampokan, dr. Tirta: Jangan Sangkut Pautin Konspirasi, Intinya Kemalingan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Cegah Campak hingga ISPA, Bulan Suplementasi Vitamin A Akan Berlangsung Selama Agustus
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas