News / Metropolitan
Selasa, 05 Mei 2020 | 11:44 WIB
Petugas bersama dua gajah di Taman Margasatwa Ragunan. (Suara.com/Bagaskara Isdiansyah)

Suara.com - Kondisi satwa di Taman Margasatwa Ragunan (TMR) Jakarta menjadi pertanyaan di masa pandemi virus corona atau Covid-19. Apalagi, virus tersebut disebut-sebut pertama kali muncul melalui hewan.

Ditemui langsung di Kebun Binatang Ragunan, Kepala Pelaksana TMR, Ketut Widarsana mengatakan, bahwa pihaknya saat ini mengutamakan langkah antisipasi dan preventif guna mencegah satwa terpapar virus corona.

"Dalam rangka untuk mengantisipasi hal-hal seperti itu tadi terpapar corona virus atau terjangkitnya covid-19. Nah langkah-langkah antisipasi dan preventif dulu yang diutamakan," kata Ketut kepada Suara.com, Selasa (5/5/2020).

Ia menjelaskan, langkah antisipasi yang dimaksud dalam melindungi satwa agar tak terpapar virus corona, salah satunya dengan menjaga kebersihan dan kesehatan makanannya.

"Waspadalah, artinya menjaga satwa itu tetap dalam kondisi bersih makanannya juga tercukupi, makanan yang sehat, makanan yang dipilih terus kualitasnya dijaga," katanya.

Sementara itu, ketika disinggung kemungkinan terburuk adanya satwa yang terjangkit corona, Ketut menjawab, hal itu menjadi ranah para tim medis yang memang disiagakan.

"Sebenarnya koordinasi dulu dengan tim dokter kita kan. Semua akan dikoordinasikan dengan tim dokter Ragunan," ujar dia.

Untuk diketahui, saat ini Taman Margasatwa Ragunan untuk sementara ditutup guna menekan penyebaran virus corona. Tak hanya Ragunan, Pemprov DKI juga menutup sejumlah destinasi wisata lain. Seperti Monas dan Ancol sejak 14 Maret lalu.

Baca Juga: Wabah Corona di Jakarta Bikin Satwa di Ragunan Lebih Tenang

Load More