Suara.com - Kondisi satwa di Taman Margasatwa Ragunan (TMR) Jakarta menjadi pertanyaan di masa pandemi virus corona atau Covid-19. Apalagi, virus tersebut disebut-sebut pertama kali muncul melalui hewan.
Ditemui langsung di Kebun Binatang Ragunan, Kepala Pelaksana TMR, Ketut Widarsana mengatakan, bahwa pihaknya saat ini mengutamakan langkah antisipasi dan preventif guna mencegah satwa terpapar virus corona.
"Dalam rangka untuk mengantisipasi hal-hal seperti itu tadi terpapar corona virus atau terjangkitnya covid-19. Nah langkah-langkah antisipasi dan preventif dulu yang diutamakan," kata Ketut kepada Suara.com, Selasa (5/5/2020).
Ia menjelaskan, langkah antisipasi yang dimaksud dalam melindungi satwa agar tak terpapar virus corona, salah satunya dengan menjaga kebersihan dan kesehatan makanannya.
"Waspadalah, artinya menjaga satwa itu tetap dalam kondisi bersih makanannya juga tercukupi, makanan yang sehat, makanan yang dipilih terus kualitasnya dijaga," katanya.
Sementara itu, ketika disinggung kemungkinan terburuk adanya satwa yang terjangkit corona, Ketut menjawab, hal itu menjadi ranah para tim medis yang memang disiagakan.
"Sebenarnya koordinasi dulu dengan tim dokter kita kan. Semua akan dikoordinasikan dengan tim dokter Ragunan," ujar dia.
Untuk diketahui, saat ini Taman Margasatwa Ragunan untuk sementara ditutup guna menekan penyebaran virus corona. Tak hanya Ragunan, Pemprov DKI juga menutup sejumlah destinasi wisata lain. Seperti Monas dan Ancol sejak 14 Maret lalu.
Baca Juga: Wabah Corona di Jakarta Bikin Satwa di Ragunan Lebih Tenang
Berita Terkait
-
Wabah Corona di Jakarta Bikin Satwa di Ragunan Lebih Tenang
-
Harimau Kebon Binatang Ikut Puasa Selama Pandemi Karena Tak Ada Makanan
-
Separuh Pekerja Bonbin Ragunan Ternyata WFH, Begini Kerja Mereka
-
Ditutup Sejak 14 Maret, Bagaimana Stok Pangan Para Satwa di Ragunan?
-
Hampir 2 Bulan Ditutup Sementara, Begini Kondisi Satwa di Ragunan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal