News / Nasional
Selasa, 05 Mei 2020 | 20:04 WIB
Cek fakta Puisi Tahun 1919 Ramal Soal Pandemi (Turnbackhoax.id)

Dan orang-orang mulai berfikir dengan cara yang berbeda

Dan orang-orang mulai sembuh.

Dan tidak ada lagi orang yang hidup dengan cara yang bodoh

Hidup yang ceroboh, tidak memiliki makna dan tidak memiliki arti

Bumipun mulai kembali pulih

Dan ketika kondisi bahaya itu mulai berakhir, Orang-orang mulai menemukan diri mereka sendiri

Mereka berduka atas kematian

Dan mulai membuat pilihan baru

Dan memimpikan visi yang baru

Baca Juga: Perginya Didi Kempot, Pembaharu Musik Rakyat Campur Sari di Indonesia

Dan menciptakan cara hidup baru

Dan sepenuhnya menyembuhkan bumi

Sama seperti mereka disembuhkan.

Benarkah klaim tentang puisi tersebut?

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Selasa (5/5/2020), klaim yang menyebut bahwa puisi tersebut dibuat pada 1919 dan telah meramalkan pandemi merupakan klaim yang salah.

Puisi tersebut sebenarnya puisi modern yang ditulis oleh Catherine M. O’Meara. Puisi tersebut ditulis selama pandemi virus corona berlangsung dan dipublikasikan melalui blog pribadinya The Daily Round pada 16 Maret 2020.

Cek fakta Puisi Tahun 1919 Ramal Soal Pandemi (Turnbackhoax.id)

Dikutip dari Liputan6.com, pada 19 Maret 2020 majalah Oprah menjuluki O'Meara sebagai 'pemenang pujangga pandemi'. Sang penulis yang memiliki nama pena Kitty O'Meara merupakan seorang pensiunan guru yang tinggal di Kota Madison, Wisconsin.

Ia menyalurkan keahliannya dalam menulis sebagai upaya mengurangi kepanikan di tengah maraknya pemberitaan tentang virus corona.

Melansir dari irishcentral.com, O’Meara menulis puisi sebagai kesempatan untuk melakukan kegiatan yang bertujuan seperti meditasi, olahraga, menari dan menghasilkan semacam penyembuhan global.

Cek fakta Puisi Tahun 1919 Ramal Soal Pandemi (Turnbackhoax.id)

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, disimpulkan puisi tersebut ditulis oleh Catherine M. O’Meara di tahun 2020 sebagai upaya untuk mengurangi kecemasan selama pandemi, bukan oleh Kathleen O’Mara di tahun 1919.

Klaim yang dimuat dalam akun Facebook tersebut tersebut masuk ke dalam kategori konten yang salah.

Load More