Suara.com - Pangkas rambut bukan hanya sekadar urusan mencukur dan membentuk gaya rambut. Ada hal-hal lain yang berkelindan dalam kegiatan ini: pijat dan peregangan tubuh.
Kenyataan semacam itu bisa ditemukan di Kenyo Style. Pangkas rambut berlokasi di Jalan Kebon Baru Nomor 27 RT2/RW6 Tebet, Jakarta Selatan ini menawarkan layanan jasa lain berupa bekam dan pijat refleksi dengan metode api.
Suara.com berjumpa dengan Muhammad Safari a.k.a Kenyo di kediaman yang disulap menjadi tempat pangkas rambut.
Saat itu, Kenyo dan Anoy a.k.a Anto yang merupakan adik kandungnya sedang melayani pelanggan.
Tangan Kenyo dan Anoy terlihat piawai memainkan gunting, membentuk gaya rambut sesuai permintaan pelanggan.
Setelah kegiatan pangkas rambut selesai, Kenyo dan Anoy lantas memberi peregangan pada setiap pelanggannya.
Dalam hal pijat refleksi dengan metode api, Kenyo lebih piawai ketimbang Anoy. Namun, pijatan Anoy tak kalah enak dengan pijatan sang kakak.
Mula-mula, Kenyo memegang titik saraf pada tubuh pelanggannya. Selanjutnya, Kenyo menaruh dua handuk di punggung sang pelanggan.
Kemudian, Kenyo menyemprotkan spirtus yang dicampur air ke sekujur handuk. Dia raih korek di saku celananya dan tak lama berselang api langsung membara: "wuuuush!"
Baca Juga: 3 Pekan PSBB Jakarta, 126 Perusahaan Ditutup Sementara
Layanan jasa yang ditawarkan oleh Kenyo tentunya melibatkan kontak fisik. Dia harus meraba bagian-bagian tubuh sang pelanggan yang dikeluhkan sakit.
Namun, pandemi covid-19 yang mewabah di Tanah Air rupanya turut menghambat usaha Kenyo.
Sebelum covid-19 datang sebagai tamu tak diundang dan menyebabkan kelesuan ekonomi, Kenyo biasa melayani 20 sampai 30 orang.
"Sekarang banyakan adek gue yang cukur, adek gue bisa 20-30 orang perhari. Cuma kalau lagi Corona gini parah juga nih," kata Kenyo kepada Suara.com, Selasa (5/5/2020).
Kekinian, Kenyo membuka layanan pangkas rambut, bekam, dan pijat refleksi mulai bakda Ashar.
Namun, dia lebih sering menerima orderan di luar sehingga Anoy lah yang lebih banyak melayani pelanggan untuk pangkas rambut.
Berita Terkait
-
Menristek: Jenis Covid-19 di Indonesia adalah Tipe yang Belum Dikenali
-
Ribuan Warganya Meninggal karena Corona, Presiden Brasil: Lalu Kenapa?
-
Klaim Tak Ada Lagi Warganya yang Mudik, Pemprov DKI: Hanya ke Bodetabek
-
Kisah Ayah Angkat Asuh dan Ajari 10 Anak Korea Utara selama Lockdown
-
Wabah Corona di Jakarta Bikin Satwa di Ragunan Lebih Tenang
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya