Suara.com - Anak Buah Kapal (ABK) yang bekerja di Kapal MV Amsterdam tiba di dermaga JICT pada Rabu (6/5/2020). Kekinian, mereka menjalani karantina sembari menunggu hasil tes swab di Hotel Mercure Batavia, Jakarta Barat.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya TNI Yudo Margono mengatakan, jumlah ABK yang tiba di Indonesia itu berjumlah 172 orang. Mayoritas ABK tersebut merupakan pria.
"Jumlah ABK 172 orang dengan rincian 159 pria dan 13 wanita," kata Yudo kepada wartawan pada Kamis (7/5/2020).
Ratusan ABK itu diketahui tiba pada pukul 07.30 WIB dan langsung dievakuasi untuk menjalani pemeriksaan swab test Covid-19. Evakuasi dibantu oleh Satuan Tugas (Satgas) Lantamal-III.
Akan tetapi, hasil swab test Covid-19 tidak bisa keluar di hari yang sama melainkan harus menunggu tiga hari berikutnya.
Oleh karena itu, ratusan ABK itu diantarkan ke sebuah hotel di kawasan Jakarta Barat untuk menjalani karantina.
"Seluruh ABK dibawa menuju hotel Mercure Batavia, Jakarta Barat untuk proses karantina," katanya.
Berita Terkait
-
Bisnis Kapal Pesiar Lesu Terimbas Corona, Hampir 6 Ribu WNI ABK Dipulangkan
-
68 ABK Kapal Diamond Princess Mulai Dikeluarkan dari Pulau Sebaru
-
Ditolak Thailand dan Malaysia, Kapal Pesiar Italia Merapat di Singapura
-
AS Nyatakan 21 Orang di Kapal Pesiar Grand Princess Positif Corona
-
Setelah Surabaya, Kini Bali Tolak Kapal Pesiar Viking Sun karena Corona
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura