Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca di enam wilayah Ibu Kota DKI Jakarta cerah berawan pada Jumat pagi, bertepatan dengan Jumat ketiga Bulan Suci Ramadan 1441 Hijriah.
Cuaca cerah berawan tidak berlangsung lama, BMKG memprediksi ada potensi hujan ringan di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Barat.
Sedangkan tiga wilayah lainnya, yakni Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu dalam kondisi berawan.
Hujan ringan diperkirakan masih terjadi pada malam harinya di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, sedangkan wilayah lainnya diperkirakan berawan.
Hingga menjelang waktu sahur, cuaca di enam wilayah DKI Jakarta diperkirakan cerah berawan.
Adapun suhu udara di DKI Jakarta secara keseluruhan berkisar antara 24 hingga 34 derajat Celcius, dengan kelembapan udara antara 70 sampai dengan 95 persen.
Arah angin yang bertiup dari utara dan dari timur laut dengan kecepatan 5-20 kilometer per jam.
Tingginya suhu udara mencapai 34 derajat Celcius berpotensi terjadinya hujan disertai kilat, BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca yang diprediksi terjadi Jumat sore.
"Waspada hujan disertai kilat atau petir dengan durasi singkat di wilayah Jaksel dan Jaktim pada sore hari," kata peringatan dini BMKG.
Baca Juga: Jakarta Diprediksi Diguyur Hujan Disertai Petir Mulai Malam Nanti
Pada Bulan Ramadan yang terjadi di tengah pandemi COVID-19, masyarakat diimbau untuk tetap berada di rumah, mematuhi aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diperpanjang hingga 22 Mei 2020 dengan bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan beribadah dari rumah. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Bripda Mesias Dipecat Tidak Hormat Usai Kasus Tewaskan Pelajar di Tual
-
DPR: Perjanjian Transfer Data RI-AS Harus Seimbang dengan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Warga
-
Bantah Laporan Awal, Polda Sulsel Pastikan Bripda Dirja Tewas Akibat Penganiayaan
-
Menuju Piala Dunia 2026, DPR Minta Pengunduran Diri Dirut TVRI Tak Ganggu Stabilitas dan Kinerja
-
Terobos dan Rusak Portal JLNT Casablanca, 11 Motor Diamankan Polisi
-
Stunting Jadi Prioritas, Semarang Intervensi Gizi 78 Ribu Remaja dan Pantau 60 Ribu Balita
-
Membaca Amarah Publik pada Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP: Selesai Kontrak, Selesai Loyalitas?
-
Apes! Pria Ini Kehilangan Mobil Gara-Gara Mabuk dan Ketiduran di Pinggir Jalan
-
Saksi Ungkap Transaksi Rp 809 Miliar ke Gojek, GoTo Tegaskan Dana Kembali ke Kas
-
Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra