Suara.com - Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mendapat acungan jari dari pejalan kaki saat dirinya berjalan di taman, saat Inggris masih menjalani kebijakan lockdown.
Menyadur dari Mirror, pejalan kaki menghentikan Johnson dan mengajaknya berbicara di St James' Park, London, Sabtu (9/5/2020) pagi.
Pejalan kaki itu terlihat menunjukkan jarinya ke arah Boris Johnson yang saat itu diketahui tengah menuju kantornya untuk bekerja.
Kendati tak diketahui apa maksud dan tujuan pria tersebut, seorang wanita di dekat laki-laki itu disebut melontarkan senyum saat melihat kejadian tersebut.
Sebelumnya, Boris Johnson mengimbau agar masyarakat Inggris tetap berada di rumah selama kebijakan lockdown berlangsung.
Inggris telah memberlakukan lockdown untuk memutus rantai penyebaran virus Corona sejak 23 Maret lalu.
Langkah-langkah melonggarkan lockdown diharapkan bisa segera diumumkan pemerintah malam ini, Minggu (10/5/2020).
"Terima kasih atas semua yang Anda lakukan untuk melindungi NHS (departemen kesehatan Britania Raya) kami dan menyelamatkan nyawa," kata Johnson dikutip dari Mirror, Minggu (10/5/2020).
"Akhir pekan ini, silakan tinggal di rumah, jadi kami tidak membatalkan semua yang telah kami lakukan sejauh ini," tambahnya.
Baca Juga: Protes Pembagian Bantuan Dampak Corona, 4 Warga dan 2 Polisi Tewas
Boris Johnson sebelumnya sempat menjadi pasien Covid-19. Dia sempat masuk ruang Intensive Care Unit (ICU) di St Thomas Hospital, sebelum akhirnya dinyatakan sembuh pada Senin (27/4/2020).
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
-
Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes
-
KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar
-
Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer
-
Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman
-
Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?