Suara.com - Jumlah pasien dalam pengawasan atau PDP Covid-19 di Indon bertambah sebanyak 627 orang dalam sehari. Hingga Minggu (10/5/2020) sore ini tercatat sebanyak 30.317 orang berstatus PDP.
Di sisi lain, jumlah orang dalam pemantauan atau ODP Covid-19 juga bertambah sebanyak 1.843 orang. Sehingga total tercatat sebanyak 248.690 orang berstatus ODP.
"Akumulasi yang kami pantau untuk ODP sebanyak 248.690 dan PDP 30.317," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi yang disiarkan akun Youtube BNPB, Minggu (10/5/2020).
Sebagaimana diketahui, angka kasus positif virus corona baru Covid-19 yang terjadi di Indonesia terus bertambah. Hingga Minggu (10/5/2020), total ada 14.032 orang yang dinyatakan positif Covid-19.
Berdasar data, setidaknya tercatat ada penambahan kasus baru sebanyak 387 orang. Sebelumnya, data per Sabtu (9/4/2020) terdapat 13.645 pasien positif Covid-19.
"Per hari ini ada penambahan kasus baru positif sebanyak 387 sehingga total sekarang menjadi 14.032," ujar Yuri.
Sementara itu, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh atau negatif dari Covid-19 juga bertambah sebanyak 91 orang. Sehingga, total kekinian tercatat sebanyak 2.698 pasien telah dinyatakan sembuh.
Kendati demikian, angka kasus kematian akibat Covid-19 juga kembali bertambah. Tercatat, ada penambahan sebanyak 14 kasus kematian, total 973 pasien telah dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19.
"Mari cermati angka ini, apakah kita telah melaksanakan dengan baik kebiasaan mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, dan tetap berada di rumah," tegas Yuri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH