Suara.com - Perdana Menteri India Narendra Modi dikabarkan akan kembali memberikan pengumuman untuk warga India, pada Selasa (12/5) malam.
Menyadur dari Swarajayamag, pidato ini akan dilangsungkan pada pukul 8 malam waktu setempat. Sebelumnya, perdana menteri telah melakukan koordinasi dengan para ketua menteri melalui konferensi video.
Pengumuman pidato perdana menteri juga disampaikan oleh akun twitter resmi kantor perdana menteri India (@PMOIndia).
"Shri @narendramodi akan berbicara kepada rakyat pada pukul 8 malam nanti," cuit @PMOIndia seperti dikutip Suara.com, Selasa (12/5).
Terkait pandemi virus corona, Perdana Menteri Narendra Modi telah muncul sebanyak tiga kali untuk memberikan pengumuman kepada publik.
Pertama terkait kebijakan jam malam, kemudian pengumuman lockdown skala nasional pertama, dan disusul pengumuman perpanjangan periode lockdown.
Sementara hasil konferensi dengan para ketua menteri, Modi meminta pemerintah negara-negara bagian untuk menyiapkan strategi lockdown untuk wilayah masing-masing pada 15 Mei.
Adapun periode penguncian skala nasional saat ini akan tetap berjalan hingga 17 Mei, meski pemerintah telah menerapkan beberapa kelonggaran.
Selain itu berdasarkan ucapan dari Modi, pemerintah India berkemungkinan untuk melonggarkan lebih banyak kebijakan.
Baca Juga: Empat Bulan Mendekam di Penjara Iran, 15 ABK Asal Indonesia Dibebaskan
"Saya berpendapat bahwa kebijakan-kebijakan dalam penguncian tahap pertama, tidak diperlukan pada penguncian fase kedua, pun demikian kebijakan dalam penguncian fase kedua, tidak diperlukan untuk penguncian tahap ketiga dan selanjutnya," ujar Modi.
Menurut laporan Worldometers, India mencatat total kasus infeksi Covid-19 mencapai 70.827 dengan 2.294 kematian. Serta, ada 59 kasus infeksi baru per Selasa (12/5).
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau