Suara.com - Seorang sipir dan lima tentara didakwa atas kerusuhan di Penjara Los Llanos, Venezuela, yang berujung pada tewasnya 47 narapidana pada awal Mei.
Menyadur Reuters, dakwaan ini terkait para tentara yang memutuskan untuk menembak mati napi selama kerusuhan dan peredaran senjata api di dalam lapas. Adapun dakwaan ini disampaikan oleh jaksa penuntut umum Pengadilan Venezuela, Rabu (13/5).
Kepala Kejaksaan Tarek Saab mengatakan, pihak Keamanan Nasional Venezuela seharusnya menggunakan gas air mata guna membubarkan para napi yang protes.
"Sayangnya, untuk membubarkan, menggunakan senjata api," ujar Saab.
Sipir penjara Los Llanos bernama Caros Graterol, didakwa sebagai kaki tangan dalam penyedia senjata api di dalam lapas, yang kemudian digunakan para napi.
Sementara, kelima tentara Keamanan Nasional Veneuzela didakwa atas pembunuhan yang disengaja, pembunuhan yang disengaja dalam situasi frustasi, serta penyalahgunaan kekuasaan.
Sebelumnya, insiden kerusuhan di penjara yang terletak Kota Guanare, negara bagian Portugal tengah ini telah menarik perhatian publik.
Sehari selepas kerusuhan, Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menyatakan keprihatinan mendalam dan menyerukan penyelidikan atas kasus tewasnya para napi.
Kelompok hak asasi Venezuela juga mengkritik sikap diam pemerintah. Lebih dari seminggu setelah kerusuhan, para otoritas berwenang belum mengeluarkan komentar.
Baca Juga: Satu Jamaah Positif Corona, Masjid di Joyotakan Solo Nekat Gelar Tarawih
Kerusuhan penjara yang terjadi pada 2 Mei lalu, dipicu dugaan petugas lapas yang mengambil makanan yang dibawa oleh keluarga napi.
Disebutkan Saab, seorang kerabat narapidana melaporkan bahwa petugas lapas mencuri makanan yang dibawa keluarga. Alhasil, seorang pemimpin geng dipenjara menyiasati diadakannya protes.
Selama protes, beberapa tahanan berusaha melarikan diri melalui pintu masuk. Namun, akhirnya dipukul mundur dengan tembakan dari tentara Keamanan Nasional Venezuela.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
Terkini
-
Potret Harmonis Dwitunggal Jakarta: Saat Pramono Beri Pesan Menyentuh di Hari Bahagia Rano Karno
-
Tak Mau Kalah dari PKB, Giliran PAN Nyatakan Siap Dukung Prabowo 4 Kali di Pilpres
-
Usai Lakukan 2 OTT, KPK Sudah Tetapkan Tersangka Kasus Pajak Kalsel dan Bea Cukai Jakarta
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
OTT Bea Cukai, KPK Ciduk 17 Orang dan Amankan Mata Uang Asing hingga Logam Mulia
-
6 Fakta Kasus Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta, Pelaku Diduga Anak Kades Bima
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Kejagung Bakal Pelajari Laporan Terkait Genosida Israel Terhadap Warga Palestina
-
Roy Suryo Ungkap Banyak Broker di Kasus Ijazah Jokowi, Ada Uang Haram di Balik Tawaran Damai?
-
Cacahan Uang di TPS Liar Bekasi Dipastikan Asli, Polisi: Cetakan Lama Bank Indonesia