Suara.com - Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama kembali melontarkan kritik keras terhadap Pemerintah Amerika Serikat perihal penanganan pandemi virus Corona Covid-19.
Saat menghadiri acara penghormatan lulusan sekolah menengah nasional yang disiarkan CNN, Sabtu (16/5/2020), Obama lewat pidato virtual menyindir kepemimpinan Donald Trump seperti anak kecil.
"Melakukan apa yang terasa enak, nyaman, mudah, itulah yang dipikirkan anak kecil," kata Obama, merujuk gaya para pejabat AS saat menangani pandemi Covid-19 seperti dikutip New York Post, Minggu (17/5/2020).
"Sayangnya, banyak yang disebut orang dewasa, termasuk beberapa dengan jabatan mewah dan pekerjaan penting, masih berpikiran seperti itu, dan itulah sebabnya banyak hal kacau."
Obama terkesan sangat tak menyukai pendekatan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dalam menangani wabah virus Corona.
Dia penyebut pandemi Covid-19 telah membuka tirai bahwa tak semua orang yang menduduki jabatan penting paham untuk melakukan sesuatu dalam keadaan sulit.
"Banyak dari mereka yang bahkan berpura-pura untuk tidak bertanggung jawab," kata Obama.
Lebih jauh, Obama juga menilai bahwa pandemi virus Corona telah memperburuk masalah kesetaraan ras dan ekonomi di Amerika Serikat. Terlebih dengan respon pemerintah saat ini.
"Masyarakat kita dan demokrasi kita hanya bekerja ketika kita berpikir tidak hanya tentang diri kita sendiri, tetapi tentang satu sama lain," tandasnya.
Baca Juga: Epidemiolog UI: Herd Immunity Belum Bisa Dilakukan Saat Ini
Amerika Serikat kekinian tengah menjadi negara dengan kasus infeksi virus Corona tertinggi di dunia. Merujuk data Worldometers.info, Negeri Paman Sam telah mencatatkan 1,5 juta kasus infeksi di mana 90 ribu lebih orang telah meninggal dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita
-
Telak! Baru 7 Hari Dilantik Menkeu Purbaya, Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagsel Diciduk KPK
-
Prabowo Naikkan Gaji Hakim untuk Cegah Penegak Hukum Korupsi, Eks Ketua KPK: Tak Sesederhana Itu
-
Saat 16 Ormas Sepakat RI Gabung BoP, Israel Masih Terus Serang Palestina
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar
-
Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen Pekan Depan
-
Abraham Samad Akui Minta Prabowo Agar 57 Eks Pegawai Gagal TWK Abal-abal Kembali ke KPK