Suara.com - Direktur Eksekutif Lembaga Survei Charta Politika Yunarto Wijaya menanggapi sentilan yang dilayangkan anggota DPR RI Fadli Zon kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Twitter.
Diketahui dalam cuitan yang dibagikan Senin (18/5/2020), Fadli Zon sempat menyentil Ganjar Pranowo supaya tidak mengambil alih pekerjaan tukang parkir dan aparat yang berwenang mengatur lalu lintas.
Sentilan tersebut disampaikan seusai Fadli Zon menyaksikan aksi Ganjar Pranowo turun langsung mengatur lalu lintas di jalur Pantura tepatnya kawasan Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah yang mengalami kemacetan akibat banjir air rob.
Mengenai hal itu, Yunarto Wijaya pun buka suara melalui akun Twitter pribadinya. Ia justru melontarkan pertanyaan bernada sindiran kepada Fadli Zon.
Ia mempertanyakan apakah cuitan tersebut berkaitan dengan sikap bingung yang dirasakan oleh Fadli Zon atau tidak, selepas melihat pemimpin daerah turun langsung ke lapangan.
"Kalau lihat pemimpin turun lapangan jadiya bingung belain 2 junjungan yang ngumpet di belakang terus ya uda?" tanya Yunarto Wijaya, seperti dikutip Suara.com, Selasa (19/5/2020)
Cuitan itu seketika ramai dibanjiri komentar dari warganet yang tampak memberikan dukungan kepada Ganjar Pranowo.
"Terlihat ada yang mulai gerah atas aksi "Pak Ganjar, karena jagoane sibuk konpres" ning TV teross. Abaikan saja," kata @Aliariff***.
"Yah setidaknya Pak Ganjar lebih berfaedah ketimbang gubernur yang asik melihat hewan di kebun binatang dan melihat koleksi keris milik anggota yang "tidak terhormat" si @fadlizon," timpal @SG_Gerr***.
Baca Juga: Demi Maia Estianty, Irwan Mussry Rela Lakukan Ini Sewaktu Pacaran
Namun, Fadli Zon tampaknya belum menanggapi pertanyaan yang disampaikan Yunarto Wijaya.
Sebelumnya, akun Twitter @dmedinacinta mengomentari video yang menampilkan Ganjar sedang membantu mengatur lalu lintas di Pantura Demak, Jawa Tengah. Lokasi tersebut mendadak mengalami kemacetan akibat rob.
"Gubernur kok rasanya kayak kang parkir? Suka lupa diri apa? Om @ganjarpranowo gegayaan kayak gini apa kurang cari kang parkir atau dolar atau perlu nambah Polantas?" kata akun @dmedianacinta seperti dikutip Suara.com, Senin (18/5).
Komentar tersebut dibalas oleh Ganjar. Sembari bercanda, ia mengakui bila dirinya memang mirip seperti seorang tukang parkir.
"Betul. Saya persis tukang parkir ya. He he," jawab Ganjar.
Tak lama berselang, cuitan warganet itu direspons oleh Fadli Zon. Fadli Zon langsung menyindir Ganjar agar tidak mengambil alih pekerjaan tukang parkir hingga aparat terkait.
"Sebaiknya Gubernur @ganjarpranowo jangan ambil alih pekerjaan tukang parkir dan aparat terkait seperti polisi lalu lintas dan Dishub," sindir Fadli Zon.
Tak disangka, sindiran dari Fadli Zon juga dibalas oleh Ganjar. Dengan santai, Ganjar memastikan tidak akan mengambil alih pekerjaan itu dan akan menyelesaikan sumbatan yang menyebabkan rob di jalur Pantura.
"Tidak saya ambil bos. Jangan khawatir. Sumbatan itu harus dibereskan. Begitu yang sering menjadi masukan dan kritik panjenengan kepada pemerintah. Mohon maaf kalau panjenengan tidak berkenan. Selamat menjalankan ibadah puasa," balas Ganjar.
Berita Terkait
-
Pedas! Fadli Zon Sindir Ganjar Pranowo: Gubernur Rasa Tukang Parkir
-
Fadli Zon Prihatin: Tenaga Medis Seperti Ditembaki Kawan Sendiri
-
Iuran BPJS Naik Lagi, Fadli Zon: Segera Batalkan, Ini Jahat Sekali!
-
Jalur Pantura Macet Gegara Banjir Rob, Ganjar Minta Petugas Jaga 24 Jam
-
Fadli Zon: Batalkan Kartu Prakerja, Rp 5,6 Triliun Alihkan ke BLT Rakyat
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
-
Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes
-
KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar
-
Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer
-
Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman
-
Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?