Suara.com - Ahli paleontologi dari Museum Ilmu Pengetahuan Alam Argentina pada Senin (18/5/2020) mengungkapkan, bahwa pihaknya menemukan fosil megaraptor berusia 70 juta tahun, menjadikannya salah satu dinosaurus karnivora terakhir yang menghuni bumi.
Penemuan itu dilakukan di Provinsi selatan Santa Cruz pada pertengahan Maret tahun ini. Setelah mempelajari fosil, yang berukuran 10 meter, para ahli menyadari bahwa mereka sedang mengamati fosil dinosaurus predator dari akhir "zaman dinosaurus".
"Ini adalah peristiwa, 65 juta tahun yang lalu, ketika kepunahan terjadi, dan megaraptor baru ini, yang kami harus pelajari akan menjadi salah satu wakil terakhir dari kelompok ini," kata Fernando Novas, paleontologi yang bertanggung jawab atas proyek tersebut, kepada Reuters.
Berbeda dengan Tiranosaurus, megaraptor lebih ramping dan dibuat untuk kecepatan, dengan ekor panjang yang memungkinkan mereka menjaga keseimbangan. Mereka mempunyai kaki yang berotot namun memanjang untuk melangkah lebih jauh, menurut spesialis tersebut.
"Karakteristik utama dari megaraptor adalah bahwa mereka memilik lengan yang sangat panjang dan ujung ibu jari mereka memiliki cakar sekitar 40 sentimeter," yang memungkinkan mereka untuk menangkap mangsa," katanya.
Sumber: Antara/Reuters
Berita Terkait
-
Lakukan Tur Dini Hari, Pria Ini Terobos Museum dan Selfie dengan Dinosaurus
-
Ilmuwan: 55 Juta Tahun Lalu, Ikan Teri Kemungkinan Adalah Predator
-
5 Hewan Ini Sudah Ada Sebelum Dinosaurus
-
Ubah Game Dinosaurus Chrome Jadi Sonic, Bocah Ini Bikin Warganet Takjub
-
Pterosaurus Diyakini Menjadi "Kunci" Penerbangan, Ini Kelebihannya
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional
-
Pemprov DKI Jakarta Pertahankan Angka UMP 2026 di Rp5,7 Juta Meski Buruh Menolak