Suara.com - Anggota Komisi IX DPR RI, Muchamad Nabil Haroen meminta pemerintah untuk lebih menghargai perjuangan para tenaga medis dan perjuangan rakyat lainnya dari berbagai kalangan seiring dengan mencuatnya tagar #IndonesiaTerserah.
Menurut dia kemunculan tagar #IndonesiaTerserah merupakan suara dari beragam kalangan masyarakat tidak terkecuali tenaga medis. Ia berharap dengan tagar tersebut pemerintah bisa berbenah dan introspeksi diri.
"Pemerintah harus menghargai perjuangan tenaga medis Indonesia, juga dukungan orang-orang yang selama ini diam di rumah untuk memutus mata rantai persebaran Covid-19. Jadi jelas bahwa jangan sampai perjuangan panjang ini sia-sia, karena kebijakan yang salah sasaran dan komunikasi antar kementerian atau antar pejabat yang tidak terpadu," kata Nabil melalui keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Kamis (21/5/2020).
Sebelumnya ia berpandangan, kemunculan #IndonesiaTerserah bermula dari kerumunan yang terjadi di Badara Soekarno-Hatta. Peristiwa itu seolah merupakan puncak kekecewan masyarakat terhadap pemerintah yang sering kali dianggap membingungkan dalam memberikan kebijakan terkait penanganan Covid-19.
Ia berujar, kebingungan yang kini dirasakan rakyat bukan tidak mungkin nantinya berubah menjadi rasa tidak percaya terhadap pemerintah.
"Ada beberapa kebijakan yang saling bertolak belakang, misalnya antara PSBB dengan kebijakan transportasi antar kawasan. Kebijakan-kebijakan yang tidak sinkron, menjadikan warga semakin bingung sekaligus kehilangan kepercayaan terhadap pemerintah. Komunikasi mitigasi pandemi tidak komprehensif, dan fakta di lapangan menujukkan itu," tutur Nabil.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Iran Ngotot Pungut Biaya di Selat Hormuz, PBB: Pelanggaran Hukum Internasional
-
Sebut Saiful Mujani Elite Kaya Raya, Habiburokhman: Waspadai Propaganda Hitam Berkedok Kritik
-
Perundingan Damai Gagal, Armada Angkatan Laut Iran Siap Tempur di Selat Hormuz
-
Perundingan Damai Gagal, Pemerintah Serukan Rakyat Iran Turun ke Jalan Tantang AS
-
Donald Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz, Iran Ancam Tindak Tegas Jika Kapal Militer Mendekat
-
3 Supertanker Mulus Lewat Selat Hormuz Bawa Minyak dari Arab dan UEA, Kok Bisa?
-
LENGKAP Pernyataan Resmi Komando Pusat Amerika Serikat Putus Akses ke Pelabuhan Iran
-
AS Klaim Tembus Selat Hormuz, Iran Bantah Keras: Siapa yang Sebar Hoax?
-
Survei Global: Warga Amerika Serikat Khawatir dan Stres dengan Keputusan Donald Trump
-
Breakingnews! Donald Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz dan Laut Iran