Suara.com - Seorang pria bernama Hendra Sanjaya (54) ditemukan tewas tergeletak di kamar mandi, Rabu (20/5/2020).
Peristiwa ini terjadi di Komplek Ruko Taman Niaga Blok H No. 6-7 Sukajadi sekitar pukul 17.30 WIB atau saat jelang berbuka puasa.
Seperti diberitakan Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Hendra ditemukan rekannya yang tinggal di kamar sebelah. Saat ditemukan, pria itu tergeletak tak mengenakan pakaian.
Diski Sanjaya, saksi mata yang menemukan pertama kali mengaku sempat mendengar bunyi benda jatuh dari kamar sebelah sekitar pukul 15.00 WIB. Tak lama berselang rekannya tersebut mengecek ke kamar Hendra. Ia menemukan Hendra sudah tak bergerak.
Keduanya merupakan karyawan yang bekerja di kantin Golf Sukajadi dan tinggal di kawasan tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Batam Kota Iptu Putra mengatakan, dari informasi yang didapatkan Hendra punya riwayat penyakit jantung.
"Ia tidak memiliki riwayat perjalanan keluar kota dan tidak termasuk pasien ODP (Orang Dalam Pengawasan) dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan)," kata Putra.
Pukul 18.15 WIB, Tim Covid-19 dari Puskesmas Baloi Permai bersama Inafis Polresta Barelang tiba di TKP untuk mengidentifikasi mayat tersebut.
Jenazah dibawa ke RS Bhayangkara guna pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Deteksi Mudik Lokal, Pemprov DKI Pantau Warga Keluyuran Pakai Gamis
Berita Terkait
-
Bersarung Motif Kotak-kotak, Mayat Pria Misterius Bikin Geger Warga Nongsa
-
Gorok Leher Bapaknya, David Sempat Diobati karena Alami Depresi
-
Budi Tewas Mengenaskan di Bengkel Las, Leher Tergorok, Kepalanya Hancur
-
Lama Tak Masuk Kerja di Pabrik, Buruh Wanita Tewas Telanjang di Kontrakan
-
Kasus Kado Berisi Mayat Bayi di Cipayung, Pelakunya Masih Misterius
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT