Suara.com - Pandemi virus corona yang masih menghantui dunia, tidak membuat warga Korsel, Australia dan Denmark kehilangan akal agar dapat menonton konser musik di lapangan terbuka.
Karena ada keharusan menjaga jarak fisik agar penonton tak terpapar virus corona, para penyelenggara konser musik di kota Goyang, Korea Selatan, Sabtu (23/05), menghidupkan lagi tradisi menonton film dari mobil. Istilahnya, bioskop drive-in.
Kali ini, bukan film yang diputar, tapi konser musik yang menghadirkan para musisi lokal.
Para penggemar musik itu di kota Goyang tak perlu keluar dari mobil untuk mendengarkan - dan melihat, tentu saja - musisi kesayangannya beraksi.
Dengan tetap di dalam mobil, maka mereka akan tidak menyentuh orang lain.
Sebelum mereka memasuki pelataran luas, panitia konser itu juga memeriksa suhu tubuh para penonton.
Dan ketika para musisi itu mendendangkan lagu-lagu, sebagian di antara penonton keluar dari atap mobil - memotret, membuat video atau meneropong.
Di antara penonton juga terlihat ikut berdendang, dengan menggoyangkan badan atau bertepuk tangan.
Tidak hanya di Korea Selatan, warga penikmat musik di Kota Aarhus, Denmark, tetap berduyun-duyun datang ke tanah lapang untuk menonton konser musik pada Minggu (24/05).
Baca Juga: Aldi Taher Nekat Menikah Saat Pandemi Corona, Orangtua Dipastikan Absen
Tentu saja, mereka tak berjoget seenaknya di depan panggung, tapi di dalam mobil masing-masing.
Menghadirkan musisi lokal, konser ini digelar di tempat terbuka, di pinggir laut, yang dapat menampung lebih dari dua lusin mobil.
Diatur sedemikian rupa, para penggemar musik itu tetap disiplin di dalam mobil. Jarak antar mobil juga diatur agar tidak berdekatan.
Di ujung, ada panggung yang didominasi warna hitam. Di sanalah para musisi menghibur para tamunya.
Untuk menyenangkan para penggemar konser musik, panitia memasang layar video dan alat pengeras suara.
Warga kota Sydney, Australia, juga tak mau ketinggalan untuk menggelar konser musik di lapangan terbuka, tapi tetap mengikuti protokol pandemi.
Digelar Kamis (21/05) lalu, konser itu digelar di lapangan terbuka, dan para musisi unjuk kebolehan di atas panggung, yang dapat dinikmati dari jarak jauh, karena dipasang pula layar lebar.
Kota Goyang, Aarhus, dan Sydney, menyadari betul bahwa hidup harus berjalan terus, termasuk dalam menikmati musik di tengah pandemi virus corona.
Hanya saja, mereka kini memiliki cara baru untuk dapat menikmati konser musik, dan tetap aman dari kemungkinan terpapar pandemi, yakni menikmatinya dari dalam mobil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua