Suara.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam menyatakan adanya 10 kasus baru warga yang terkonfirmasi positif Corona. Dari penelusuran yang dilakukan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam diketahui 10 kasus tersebut terkait dengan pasien nomor 49.
Pasien positif tersebut merupakan seorang pria berusia 30 tahun dan diidentifikasi sebagai pasien nomor 111. Dia diketahui merupakan jemaat gereja, yang pendetanya terlebih dahulu terkonfirmasi positif.
Untuk diketahui sebelumnya, pasien nomor 49 dan pendeta, yang merupakan pasien 82, serta beberapa jemaat gereja menghadiri pertemuan untuk persiapan ibadah online. Kemudian, pasien nomor 112 juga merupakan jemaat gereja yang sama. Pasien ini merupakan seorang pria pria berisinial DP usia 37 tahun.
Begitu juga dengan pasien 113, merupakan jemaat gereja, Ia adalah seorang pria berusia 47 tahun. Lalu, istrinya juga diperiksa swab tenggorokan, dan terkonfirmasi positif, sehingga menjadi pasien nomor 114 Kota Batam.
Anak dari keduanya juga diperiksa swab dan terkonfirmasi positif sebagai pasien nomor 115 Kota Batam. Ia merupakan seorang laki-laki berusia 20 tahun.
Kemudian pasien nomor 116 Kota Batam juga merupakan jemaat gereja yang sama, Ia adalah seorang pria berusia 57 tahun dan tinggal di perumahan Cipta Villa, Tanjung Riau, Sekupang.
Masih dari jemat gereja yang sama, seorang wanita berusia 31 tahun juga terkonfirmasi positif, Ia ditetapkan sebagai pasien nomor 117 Kota Batam.
Anak kandungnya, perempuan yang berusia 8 tahun juga terkonfirmasi positif, dan ditetapkan sebagai pasien nomor 118 Kota Batam.
Lalu staf gereja tersebut juga terkonfirmasi positif, Ia merupakan seorang pria berusia 34 tahun. Istrinya juga diperiksa swab tenggorokannya, dan hasilnya terkonfirmasi positif, sehingga ditetapkan sebagai pasien 119 dan 120 Kota Batam.
Baca Juga: Di Batam, Jemaat Gereja Tertular Corona saat Persiapan Ibadah Online
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi menyebutkan, gereja yang dimaksud merupakan Gereja HOG di Eden Park, Batam Centre.
"Ini jadi klaster HOG, semuanya berkaitan dengan pasien 49, sedangkan pasien tersebut sudah dinyatakan sembuh dan masih menjalani karantina mandiri di rumahnya," ujar Didi seperti dilansir Batamnews.co.id-jaringan Suara.com pada Jumat (29/5/2020).
Untuk diketahui, sebelumnya terinformasi dua jemaat gereja di Batam termasuk dalam kasus baru dinyatakan positif Covid-19.
Keduanya diketahui tertular Virus Corona setelah kontak langsung dengan jemaat lain dan pendeta yang telah duluan dinyatakan positif Corona. Keduanya diketahui kontak langsung dengan jemaat dan pendeta yang positif Corona saat mempersiapkan ibadah online.
Menindaklanjuti hasil tracing terhadap jemaat dan pendeta tersebut, sebelumnya dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan pada tanggal 23 Mei 2020 lalu terhadap sejumlah orang. Keduanya dinyatakan positif Rabu (27/5/2020).
"Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti," kata Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 HM Rudi seperti dilansir Batamnews.co.id-jaringan Suara.com.
Berita Terkait
-
Jumat 29 Mei, 7.053 Warga Jakarta Positif Corona, 517 Meninggal Dunia
-
Ratusan WNI Repatriasi Positif Corona Langsung Dirawat di RSD Wisma Atlet
-
Jelang New Normal, Pemerintah Klaim Kasus Positif di Jakarta Cukup Stabil
-
Usai Lebaran, Jumlah Pasien Positif Corona 29 Mei Naik Jadi 25.216 Orang
-
Edan! Pesta Miras dan Goyang Erotis Gegerkan Warga Batam Saat Pandemi Covid
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK