Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, warga ibu kota harus bersiap menghadapi new normal dengan tetap mempertahankan kebiasaan protokol kesehatan. Mulai dari menggunakan masker hingga mencuci tangan.
Protokol kesehatan itu yang nantinya harus dibiasakan dalam menjalankan beragam aktivitas di luar rumah atau ruang publik.
"Hidup berperilaku hari-hari sebelumnya kita akan masuki tatanan baru dalam kehidupan sehari-hari umpamanya nanti masuk kantor pabrik, mal, masuk pasar tetap harus gunakan masker," kata Riza, Minggu (31/5/2020).
Kekinian, kata Riza, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga berencana menjadikan masker sebagai salah satu seragam wajib bagi pegawai negeri sipil atau PNS.
"Bahkan Pak Gubernur meminta DKI Jakarta pegawainya menjadikan masker sebagai seragam uniform. Di Jepang sudah lama menggunakan masker, tidak bersentuhan itu jadi budaya. Dan harus cuci tangan, harus cek temperatur nanti kalau meja diisi," ujar Riza.
Ia menambahkan, untuk penumpang kendaraan juga hanya boleh melebih 50 persen dari total kapasitas kendaraan.
"Kami siapkan regulasi termasuk pegawasan titik check point. Insyaallah dalam beberapa hari ini nanti kita akan evaluasi sehingga tanggal 5 dimungkinkan pada masa kenormalan baru," ujar Riza.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi
-
Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Dukung Asta Cita Prabowo Subianto, Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Melek Ketahanan Pangan
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan