Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan tren angka tingkat reproduksi (Rt) Virus Corona atau Covid-19 mulai membaik. Bahkan, belakangan angkanya berada di bawah 1.
Anies menjelaskan, Rt ini berarti kemungkinan satu pasien positif menulari orang lain. Pada awal Maret, angkanya sempat menyentuh angka 4. Artinya, satu orang pasien positif bisa menulari 4 orang lainnya.
Lalu, ketika mulai menerapkan pembatasan sosial kegiatan mulai dari sekolah, perkantoran, wisata, dan lainnya ditutup. Hasilnya, ia mengklaim angka Rt menurun drastis.
"16 Maret sekolah tutup, WFH (kerja dari rumah) dimulai, seluruh fasilitas-fasilitas publik ditutup itu 16 Maret," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (4/6/2020).
Setelah itu, pada 10 April PSBB dimulai dan Rt disebutnya terus menurun. Begitu PSBB terus diperpanjang pada bulan April dan Maret, angkanya disebut Anies semakin membaik.
"Kemudian tahap kedua juga diteruskan, angka yang paling drastis turunnya ada dimasa bulan Maret dan April," kata Anies.
Sampai hari ini, Rt sudah berada di angka 0,99. Pertama kalinya Rt turun di bawah angka satu itu terjadi pada tiga hari lalu.
"18 Mei kita masih di 1,9 bergerak terus sampai sekitar 1,03. 31 Mei angka kita 1, lalu 1 Juni 0,9. 2 juni 0,9, 3 Juni 0,9," pungkasnya.
Baca Juga: Masih Ada Zona Merah, Alasan Anies Perpanjang Status PSBB Jakarta
Berita Terkait
-
Anies Ingatkan Tak Pakai Masker di Jakarta Masih Kena Denda Rp 250 Ribu
-
Anies Baswedan: Perkantoran Bisa Kembali Dibuka Mulai Senin 8 Juni
-
PSBB Diperpanjang, Masjid di Jakarta Mulai Dibuka Mulai Jumat 5 Juni Besok
-
Perpanjang Lagi PSBB, Anies: 50 Persen Karyawan Kantor Tetap WFH
-
PSBB Diperpanjang, Anies: Belajar Mengajar di Sekolah Belum Boleh
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?
-
Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional
-
OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Duka Masyarakat Adat di DPR: Tanah Warisan Leluhur Hilang, Anak Buta Huruf karena HGU