- Ratusan mahasiswa membubarkan diri di Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Jumat malam setelah melakukan aksi demonstrasi selama berjam-jam.
- Ketua BEM UI, Yatalathof Imawan, menyatakan bahwa pembubaran dilakukan untuk mengonsolidasi kekuatan demi melancarkan gerakan yang jauh lebih besar.
- Massa berencana mengalihkan fokus aksi ke jantung perekonomian Jakarta untuk memperluas dampak demonstrasi di luar tekanan politik pemerintahan.
Suara.com - Ratusan mahasiswa yang berunjuk rasa di Jalan Jenderal Sudirman dekat Bundaran HI, Jakarta Pusat, membubarkan diri pada Jumat (12/6/2026) malam setelah sempat bertahan berjam-jam di titik aksi.
Keputusan mundur diambil sekitar pukul 18.30 WIB, menyisakan massa yang mengenakan pakaian serba hitam.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia, Yatalathof Imawan, menegaskan bahwa pembubaran ini bukan pertanda gerakan mereka padam.
"Kali ini kita membubarkan diri dulu. Tapi ingat, ini bukan kali terakhir, justru ini langkah pertama kita," kata Athof di hadapan massa.
Athof mengungkapkan bahwa aksi berikutnya tidak akan lagi menyasar gedung-gedung pemerintahan seperti Gedung DPR/MPR RI maupun Istana Negara, melainkan diarahkan ke jantung perekonomian Jakarta.
"Setelah ini, jaga diri kita, kita kumpulkan energi lagi agar kita membuat gerakan yang lebih besar lagi. Membubarkan diri untuk kita konsolidasi lagi, untuk kemudian nanti kita kembali ke Bundaran HI lagi," tegas Athof.
Pergeseran titik aksi ke Bundaran HI dinilai sebagai langkah strategis untuk memperluas dampak demonstrasi ke ranah ekonomi, bukan sekadar tekanan politik.
Massa berpakaian serba hitam yang masih bertahan di lokasi sempat beberapa kali melantunkan yel-yel bernada provokatif. Tidak diketahui dari kelompok mana mereka berasal.
Hingga akhirnya, massa yang tersisa benar-benar membubarkan diri sekitar pukul 20.35 WIB setelah aparat yang berjaga di lokasi mendorong mereka secara perlahan sambil membuka kembali akses jalan ke arah Bundaran HI.
Baca Juga: Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
Di sisi lain, kerumunan yang memadati jalur menuju Semanggi sudah lebih dulu berpencar sejak sekitar pukul 19.50 WIB, bersamaan dengan dibukanya kembali lajur tersebut.
Meski meninggalkan Sudirman dengan tangan kosong malam itu, para mahasiswa menyampaikan satu pesan tegas: konsolidasi sedang berjalan dan Bundaran HI menanti gelombang aksi berikutnya.
Berita Terkait
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Banyak Inovasi Mahasiswa Mandek di Kampus, Ini Caranya Supaya Bisa Jadi Bisnis
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah
-
Kenapa Polisi 'Ngotot' Larang Mahasiswa Demo di Kawasan Bundaran HI?
-
Jeritan Parau Emak-emak di Hadapan Pasukan Brimob Bundaran HI
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah
-
Kenapa Polisi 'Ngotot' Larang Mahasiswa Demo di Kawasan Bundaran HI?
-
Komisaris Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
-
Siasat Licik Andrew Mulyono Dekati Lodewyk Pusung Demi Kuasai Proyek Motor BGN Rp1 Triliun!
-
Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita
-
Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya