Suara.com - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap seorang terduga teroris di Kalimantan Barat. Terduga teroris berinisial AR itu disinyalir berafiliasi dengan jaringan ISIS.
AR ditangkap di sebuah depot galon di wilayah Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, pada Jumat (5/6) lalu.
"Densus 88 Antiteror Polri dan Brimob Polda Kalimantan Barat berhasil mengamankan seorang pemuda terduga teroris berinisial AR," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (9/6/2020)
Pemuda tersebut terindikasi berafiliasi dengan jaringan ISIS yang dikenalnya melalui media sosial Facebook.
"Awalnya aktivitasnya yang bersangkutan memang belum nampak namun akhirnya AR berani untuk tampil sebagai relawan ISIS yang diunggahnya melalui akun Facebook miliknya," ungkap Awi.
Selain menangkap AR, Densus 88 juga turut mengamankan sejumlah barang bukti.
Barang bukti yang diamankan di antaranya handphone, mobil, pisau sangkur, amunisi senjata laras panjang, satu bungkus black powder, satu bungkus belerang, satu box peralatan listrik termasuk soldier baterai kabel.
"Kemudian topi lambang ISIS, jaket loreng, buku atau lembaran berisi jihad dan beberapa dokumen seperti KTP paspor buku tabungan," tandasnya.
Baca Juga: Densus 88 Tangkap Tiga Terduga Teroris JAD yang Serang Polsek Daha Selatan
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat