Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta pasien sembuh virus corona covid-19 mau menyumbangkan plasma darahnya untuk alternatif pengobatan bagi ribuan pasien corona yang masih positif.
Riza mengatakan setiap pasien yang sudah sembuh bisa menyumbangkan plasma darahnya langsung datang ke kantor pusat Palang Merah Indonesia (PMI) di Kawasan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat.
"Kami mengajak kepada seluruh warga yang sudah sembuh dari Covid-19 bersama-sama memberikan plasma konvalesennya kepada PMI DKI untuk membantu pasien yang berada di rumah sakit dan wisma atlet," kata Riza di Kantor Pusat PMI, Minggu (14/6/2020).
Politikus Partai Gerindra itu menyebut pasien sembuh tidak perlu khawatir, sebab hal ini sudah direstui Gugus Tugas Covid-19 Nasional untuk bisa memulai metode pengobatan ini.
"Tentu semuanya para ahli, dokter dan PMI sudah pengalaman puluhan tahun melaksanakan donor darah, dan sudah memahami, tentu didukung oleh kualitas sumber daya yang baik, dokter , perawat petugas relawan lainnya, Didukung juga oleh peralatan yang baik, prosedur, mekanisme semuanya, Selama ini PMI DKI bekerja secara profesional dan sudah mendapatkan sertifikat CPOB," pungkasnya.
Untuk diketahui, secara teknis metode plasma darah dilakukan dengan transfer plasma darah dari pasien yang sembuh dari virus corona kepada pasien yang masih terinfeksi.
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
-
Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Pasien Kronis Terancam Buntut Masalah PBI BPJS, DPR: Hak Kesehatan Tak Boleh Kalah Oleh Prosedur
-
Penampakan Uang Rp1,5 M Terbungkus Kardus yang Disita KPK dari OTT KPP Madya Banjarmasin
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura