Suara.com - Wali Kota Bogor, Bima Arya, menyatakan aturan dua shift jam kerja bagi kantor di Jakarta belum maksimal. Padahal aturan ini dibuat untuk mengurangi kepadatan karyawan dari Bogor di angkutan umum saat berangkat kerja.
Regulasi ini sendiri sudah diberlakukan sejak pekan lalu. Belakangan dibukanya kantor membuat kepadatan di berbagai angkutan umum hingga dikaitkan dengan naiknya angka penambahan corona Covid-19 pekan lalu.
Bima menganggap aturan ini masih belum diterapkan sepenuhnya oleh pengelola kantor di Jakarta. Namun ia memakluminya karena ketentuan ini baru berjalan beberapa hari.
"Sudah ada tapi mungkin belum maksimal karena ini kan baru beberapa hari juga," ujar Bima saat menemani Gubernur Anies Baswedan di Stasiun Bogor, Jawa barat, Senin (15/6/2020).
Kendati demikian, Bima mengklaim aturan ini sudah mulai ditaati perkantoran di pekan ini. Hal ini terlihat saat meninjau Stasiun Bogor yang disebut relatif lebih sepi dari pada sebelumnya.
"Kita lihat kelihatannya sudah ada efek shift jam kerja tadi," jelasnya.
Cara lain yang dilakukan untuk mengurangi kepadatan di stasiun adalah dengan menyediakan bus gratis untuk mengantar pekerja dari Bogor ke Jakarta. Pemprov DKI juga ikut membantu menyediakan 50 unit bus sekolah dalam program ini.
Selain itu, pihak Kereta Api Indonesia (KAI) dan Pemkot Bogor melakukan pengaturan di stasiun. Tujuannya agar protokol pencegahan penularan virus corona Covid-19 tetap terlaksana.
"Jadi saya terima kasih pada PT KAI, pak Gubernur yang ikut sama-sama berkordinasi sehingga dapat mengurangi penumpukan penumpang di sini," pungkasnya.
Baca Juga: Wabah Corona Buat Kinerja Ekspor Mei Terendah Sejak Juli 2016
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Dugaan Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta Resmi Dilaporkan ke Polresta Sleman
-
Prabowo Yes, Gibran Nanti Dulu, PAN Belum Tegaskan Dukungan Wapres Dua Periode
-
Bukan Mendadak! Juda Agung Ungkap Rahasia Tugas Wamenkeu yang Sudah 'Disiapkan' Sejak Jadi Deputi BI
-
Potret Harmonis Dwitunggal Jakarta: Saat Pramono Beri Pesan Menyentuh di Hari Bahagia Rano Karno
-
Tak Mau Kalah dari PKB, Giliran PAN Nyatakan Siap Dukung Prabowo 4 Kali di Pilpres
-
Usai Lakukan 2 OTT, KPK Sudah Tetapkan Tersangka Kasus Pajak Kalsel dan Bea Cukai Jakarta
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
OTT Bea Cukai, KPK Ciduk 17 Orang dan Amankan Mata Uang Asing hingga Logam Mulia
-
6 Fakta Kasus Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta, Pelaku Diduga Anak Kades Bima
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang