Suara.com - Presiden AS Donald Trump menunjukkan gelagat aneh saat memberi pidato dalam acara kelulusan Akademi Militer AS West Point pada Minggu (14/06/2020).
Selain kesulitan minum memakai satu tangan, ia juga memperlihatkan langkah kecil layaknya bayi ketika berjalan menuruni tangga.
Menyadur laman Forbes, Trump di West Point mencoba minum kala memberikan pidato.
Mulanya, ia mengambil gelas memakai tangan kanan. Tapi ia lantas menggunakan kedua tangannya untuk mengarahkan gelas menuju mulut.
Tak sampai di situ, Trump juga menunjukkan langkah kecil yang mirip bayi ketika menuruni panggung.
Banyak yang berspekulasi Trump kesulitan berjalan, dan ini berkaitan dengan kesehatan saraf dan mentalnya.
Aksi Trump minum memakai kedua tangan ini bukan kali pertama dilakukan. Forbes mencatat pada November 2017, Trump juga menggunakan kedua tangan untuk minum. Hal serupa juga terjadi pada tahun 2016.
Pada bulan November 2019, Trump melakukan kunjungan mendadak ke Walter Reed National Medical Center dan sekretaris pers Gedung Putih, Stephanie Grisham mengatakan Trump perlu 'memastikan' kesehatannya untuk mengantisipasi tahun 2020 yang padat jadwal.
Hal ini cukup aneh, karena kunjungan tersebut bukan agenda rutin yang biasanya diumumkan sesuai jadwal publik.
Baca Juga: Dwayne Johnson Kritik Donald Trump Lewat Video
Pada Oktober 2017, sebanyak 27 psikiater dan psikolog menerbitkan buku berjudul 'The Dangerous Case of Donald Trump'.
Dalam buku itu, disebutkan kondisi kesehatan mental Donald Trump yang berbahaya bagi bangsa dan individu.
Pada bulan Desember 2019, sebanyak 350 psikiater dan profesional kesehatan mental lainnya menandatangani pernyataan bahwa Trump memiliki "kemarahan narsistik," dan "impuls destruktif."
Pernyataan itu mengatakan kondisi mental Trump "bisa memberi dampak yang sangat besar."
Ketiga psikiater kepala pada pernyataan itu menyatakan mereka bersedia bersaksi selama penyelidikan impeachment Trump.
Meski begitu, Donald Trump hingga kekinian masih aktif menyanggah isu kesehatannya. Ia mencuitkan di Twitter tentang 'kesengajaannya' turun panggung dengan langkah bayi.
"Jalan turun setelah pidato West Point sangat panjang & curam, tidak memiliki pegangan dan yang paling penting, sangat licin. Hal terakhir yang akan saya lakukan adalah 'jatuh' supaya fake news senang. Di 10 kaki terakhir saya berlari. Momentum!"
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil
-
Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya