Suara.com - Majelis Ulama Negara (MUI) mengungkapkan keberadaan Rancangan Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) telah menimbulkan kegelisahan di tengah-tengah masyarakat.
Oleh karena itu, MUI sangat menyambut keputusan pemerintah untuk tidak membahasnya bahkan mendorong agar RUU HIP dibatalkan.
Ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang Hukum dan Perundang-undangan Buya Basri Bermanda menyampaikan hal tersebut seusai menghadiri pertemuan bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan juga organisasi masyarakat berbasis Islam lainnya, Selasa (16/6/2020) malam.
Dengan adanya keputusan pemerintah yang bahkan meminta DPR untuk menunda pembahasan RUU HIP, MUI berharap bisa mendinginkan kegelisahan yang dirasakan masyarakat.
"Hal ini memang menimbulkan kegelisahan yang bukan main dan kami berharap kepada semua ormas-ormas yang ada agar menjadikan ini sebagai pendinginan suasana," kata Buya Basri secara virtual dari rumah dinas Wapres, Selasa (16/6/2020).
Meskipun pemerintah sudah enggan membahas RUU HIP, MUI tetap akan mengawal bagaimana keberlanjutannya. Bahkan MUI mendorong RUU HIP untuk dicabut.
"Kalau perlu nanti berdialog untuk mendorong DPR untuk mencabut RUU ini."
Sebelumnya, Pemerintah memutuskan untuk tidak membahas Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila atau RUU HIP yang menjadi inisiatif DPR RI. Pemerintah juga memutuskan untuk tidak mengirimkan surat presiden (surpres) ke DPR RI. Surpres merupakan tanda persetujuan pembahasan RUU HIP di DPR.
"Tidak mengirimkan surat presiden untuk pembahasan itu," kata Menko Polhukam Mahfud MD di kantornya, Selasa.
Baca Juga: Pemerintah Putuskan Tunda Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
28 Juta Warga Indonesia Berpotensi Alami Masalah Kesehatan Jiwa, Apa yang Terjadi?
-
Mendagri: Masa Tanggap Darurat Aceh Utara Bisa Diperpanjang
-
PDIP Tegaskan Kedekatan Megawati-Prabowo Tak Ubah Sikap Tolak Pilkada Tidak Langsung
-
Malam Ini, Banjir Jakarta Sudah Rendam Lebih dari 100 RT
-
Banjir Sebabkan Macet Parah di Jakarta, Polisi Sebut Tiga Titik Paling Krusial Ini
-
Pasutri Bandar Narkoba Dibekuk, Polda Metro Jaya Sita 1,2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi
-
Banjir Sebetis di Pemukiman Belakang Kantor Wali Kota Jaksel, Selalu Datang Setiap Hujan Deras
-
Resmi Gabung Dewan Perdamaian Besutan Trump, Prabowo Ungkap Harapan dan Tujuan Indonesia
-
Keluhan Wali Murid di SD Negeri: Ketika Les Berbayar Jadi Beban Psikologis Anak
-
Prabowonomics Bakal Menggema di WEF Davos, Visi Ekonomi RI Setelah 10 Tahun Absen